jejakterkini.online – Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Paramount, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), diberi surat peringatan kedua (SP2) buntut sejumlah insiden kontroversial. Rumah sakit tersebut kini terancam ditutup jika tidak berbenah.
Pemberian peringatan itu diungkap Anggota Komisi D DPRD Makassar Fahrizal Arrahman Husain. Dia menyebut SP2 dilayangkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Makassar menindaklanjuti hasil audit tim investigasi usai kasus kematian cucu Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe (TP).
“Sudah ada barcode juga dari Dinas Kesehatan yang langsung dikirim ke RS Paramount dalam bentuk surat. Jadi suratnya itu juga masuk sebagai SP2-nya,” ungkap Fahrizal kepada detikSulsel, Selasa (1/9/2026).
Dalam surat tersebut, Dinkes Makassar disebut turut menguraikan sejumlah persoalan layanan di RS Paramount. Salah satunya, masalah penerapan layanan dinilai masih berpotensi mengakibatkan korban seperti yang dialami cucu TP.
“Isinya itu surat bahwa memang ada beberapa kekurangan maupun keterbatasan RS Paramount yang bisa ke depannya menyebabkan kejadian berulang. Ini yang parah, makanya saya bilang ke Dinas Kesehatan kemarin ini harus ditindak tegas karena jangan sampai ada kejadian terulang begini,” ujarnya.
Menurutnya, kasus yang dialami cucu TP sudah sangat fatal karena menyangkut nyawa manusia. Padahal sebelumnya, sudah ada beberapa kali kejadian meski pasien tidak sampai meninggal.
“Ini pun kejadian yang sangat fatal karena menyebabkan pasien meninggal. Kemarin kan memang ada cacat tapi tidak sampai meninggal. Ini nyawa,” tegasnya.
Hasil Audit Tim Investigasi
Fahrizal turut mengungkap hasil audit yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Makassar. Dia menyebut terdapat 4 aspek yang wajib dibenahi RS Paramount Makassar.






