Soal Keracunan MBG, Prabowo Ingatkan Guru Ajari Siswa Cuci Tangan: Virus-bakteri Bisa dari mana saja

Berita223 Views

Jejakterkini.online — Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pentingnya kebersihan, termasuk mencuci tangan, sebagai cara efektif mencegah kasus keracunan siswa penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pernyataan itu disampaikan dalam orasi ilmiah saat Wisuda Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (18/10/2025). Prabowo mengingatkan para petugas di dapur MBG agar selalu menjaga kebersihan, termasuk alat-alat seperti ompreng yang menjadi wadah penyajian makanan, demi menghindari kasus keracunan di masa depan.

Presiden menyampaikan, walau masih terdapat beberapa ribu kasus gangguan pencernaan dan keracunan, hal ini tidak bisa dianggap sebagai kegagalan program yang telah menjangkau 36,2 juta penerima manfaat dengan total distribusi 1,4 miliar porsi makanan. Dari angka itu, hanya sekitar 8.000 kasus keracunan makanan yang tercatat, setara dengan 0,0007 persen, sehingga tingkat keberhasilan program mencapai 99,99 persen. Prabowo mengkritik pihak-pihak yang membesar-besarkan kasus kecil ini sehingga menimbulkan kesan negatif yang tidak proporsional.

Ia menyatakan bahwa faktor penyebab keracunan bisa berasal dari berbagai hal, termasuk kualitas bahan makanan dan proses penyajian yang kurang higienis. Oleh sebab itu, upaya penyempurnaan terus dilakukan dengan perintah kepada semua dapur MBG menggunakan alat-alat terbaik untuk memastikan kebersihan dan higienitas makanan. Pemerintah menargetkan zero error dan zero defect demi kesehatan optimal anak-anak penerima manfaat.

Selain itu, Presiden Prabowo juga mengingatkan pentingnya edukasi kebersihan bagi siswa. Ia meminta para guru memberitahu dan mengajarkan perilaku hidup bersih dan sehat sebelum anak-anak menikmati makanan, termasuk kebiasaan mencuci tangan dan menggunakan sendok saat makan, guna mencegah penyebaran virus dan bakteri yang bisa berasal dari mana saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *