Polda Sulsel periksa ketua resopa terkait pengadaan seragam sekolah gratis pemerintah Appi-Aliyah

Berita153 Views

Jejakterkini.online — Ketua Relawan Sulawesi Pejuang Amanah (Resopa), Syarief Boharima, memenuhi panggilan penyidik Subdit III Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Selatan.

Pemeriksaan tersebut dilakukan terkait penyelidikan dugaan penyimpangan dalam program pengadaan seragam sekolah gratis di lingkungan Pemerintah Kota Makassar, Kamis, (30/10).

Pemeriksaan terhadap Syarief dilakukan berdasarkan surat panggilan penyidik Nomor B/7373/X/Res.3.3/2025/Direskrimsus.

Usai menjalani pemeriksaan, Syarief menjelaskan kepada awak media bahwa dirinya dimintai keterangan mengenai tahapan awal pelaksanaan program tersebut.

“Saya dimintai penjelasan terkait proses awal pengadaan seragam sekolah gratis itu,” ujar Syarief Boharima, Jumat, (31/10).

Syarief menjelaskan bahwa pada tahap awal, program pengadaan seragam sekolah gratis sempat melibatkan pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) dan Usaha Kecil Koperasi (UKK) di setiap kecamatan untuk menjahit seragam bagi siswa.

“UMK dan UKK dikumpulkan dari setiap kecamatan, masing-masing sekitar 50 orang per kecamatan untuk menjahit pakaian sekolah gratis,” terangnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan sosialisasi program dilakukan di 15 kecamatan, dan turut dihadiri pejabat terkait.

“Kegiatan sosialisasi itu juga diikuti oleh Kepala Dinas Pendidikan Andi Bukti secara virtual melalui Zoom,” kata Syarief.

Menurutnya, setelah sosialisasi di kecamatan, kegiatan serupa juga digelar di Hotel Golden Tulip dan Makassar Government Center (MGC) sebagai bagian dari penjelasan teknis kepada pelaku usaha.

“Biaya kegiatan sosialisasi di 15 kecamatan dan beberapa hotel mencapai sekitar Rp6 miliar lebih,” ujarnya.

Syarief menyebut bahwa pada awalnya belum ada informasi terkait mekanisme lelang dalam pengadaan program tersebut.

“Saat sosialisasi, belum disebutkan akan melalui proses lelang. Namun setelah ada pergantian pejabat, pengadaan itu kemudian dimasukkan dalam sistem lelang barang dan jasa Pemkot Makassar,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *