Jejakterkini.Online Makassar, 17 Desember 2023 – Direktur PUKAT, Farid Mamma, mengecam keras lambannya Polres Gowa dalam menangani kasus main hakim sendiri yang menewaskan seorang pria terduga pelaku pencabulan terhadap gadis berkebutuhan khusus di Kecamatan Tompobulu. Farid menilai keterlambatan ini berpotensi merusak sendi-sendi negara hukum dan menciptakan pembenaran sosial terhadap kekerasan massa.
“Negara tidak boleh kalah oleh amarah massa. Ini preseden buruk dan sangat berbahaya bagi penegakan hukum,” tegas Farid.
Farid meminta Polda Sulawesi Selatan untuk mengambil alih penanganan kasus dan menjamin perlindungan terhadap saksi dan keluarga korban. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak membenarkan aksi main hakim sendiri dan mendukung proses hukum yang sah dan berkeadilan.
“Jika kekerasan massa terus dibiarkan, kita sedang menormalisasi barbarisme. Negara hukum akan runtuh jika aparat kalah cepat dari amarah publik,” pungkas Farid.







