Emak-emak bakar toko emas Makassar pakai molotov sempat pura-pura belanja

Berita94 Views

Jejakterkini.online — Seorang emak-emak berinisial SU (41) diamankan polisi usai membakar toko emas menggunakan bom molotov di Jalan Somba Opu, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Terduga pelaku disebut sempat berpura-pura berbelanja.

Saksi mata bernama Awal (36) mengaku sedang duduk santai di samping toko emas bernama Logam Mulia itu. Terduga pelaku sempat seolah-olah hendak membayar via transfer setelah melihat emas dalam etalase toko.

“Terduga pelaku ini di dalam sementara nego, seolah-olah beli emas. Bukan dari luar melempar, tidak, sementara lihat-lihat barang. Setelah lihat barang, katanya dia mau belanjanya lewat transfer,” kata Awal kepada detikSulsel, Kamis (12/2/2026).

Awal mengaku tidak melihat ada percekcokan antara pelaku dengan pemilik toko. Dia termasuk warga sekitar mendadak dibuat panik begitu api muncul dari dalam toko.

“Tiba-tiba itu ibu lari keluar karena terbakar roknya, ada yang teriak bilang kebakaran. Jadi saya mau kejar itu ibu tapi na bilang (warga), ‘nda apa-apa ji, kembali meko ke toko’. Jadi saya kembali ke toko (padamkan api),” ujarnya.

Awal menyebut api bersumber dari botol yang berisi bahan bakar yang dibawa pelaku. Namun awal tak tahu persis cara pelaku melakukan pembakaran.

“Itu api sumbernya ibu yang bawa, itu botol saya kurang tahu disimpan di tasnya atau dia pegang, yang jelas begitu nyala dia keluar itu ibu,” kata Awal.

Dia mengaku rok milik pelaku sempat terbakar. Beruntung, api tidak sampai membakar seluruh toko. Awal juga memastikan tidak ada korban lain dalam insiden itu.

 

“Sempat terbakar juga itu ibu, bagian roknya di belakang. Tidak ada korban lain, dia ji saja kena api. Alat-alat di dalam tidak ada ji juga terbakar, di lantai ji. Tidak dilempar (bom molotov), cuma jatuh di lantai, nyala,” katanya.

Saksi lainnya Firman (42) yang juga turut memadamkan api mengaku sedang memesan makanan di seberang toko saat toko emas terbakar. Dia tiba-tiba mendengar orang teriak kebakaran.

“Saya lihat waktu sudah terbakar memang mi. Saya lagi pesan makan di warung. Panik semua orang, langsung cari air padamkan api cepat,” kata Firman.

Dia langsung buru-buru membantu memadamkan api. Firman melihat api bersumber dari botol mineral yang diduga telah diisi bensin dan tisu.

“Pakai botol mineral diisi bensin, ada tisu banyak terbakar. Masih ada sisa-sisanya. Itu tadi awal pakai bajunya tutup itu api biar tidak membesar. Saya tendang botolnya dulu,” katanya.

Saat api membakar lantai toko, pelaku sempat lari ke jalan menuju belakang toko. Beberapa warga sempat mengejar pelaku untuk diamankan.

“Terus diamankan masuk toko biar tidak dimassa. Tapi kita sempat fokus dulu padamkan api, tapi ada yang lihat pelakunya lari, jadi dikejar,” tambah Firman.

Sekitar satu jam kemudian, polisi tiba di lokasi mengamankan lokasi kejadian. Sementara pelaku langsung dibawa polisi.

“Pelakunya sempat diamankan dulu, disimpan di dalam toko. Ada sekitar satu jam baru datang polisi jemput,” imbuh Firman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *