Dari Kepala Desa Kini Menjadi Gubernur: Kisah Inspiratif Anwar Hafid Memimpin Sulawesi Tengah

Berita4 Views

jejakterkini.online – Dalam dunia politik, seringkali kita melihat sosok yang mencapai puncak karier melalui jalur instan. Namun, hal berbeda ditunjukkan oleh Anwar Hafid. Gubernur Sulawesi Tengah yang resmi dilantik pada 20 Februari 2025 ini meniti anak tangga kepemimpinannya dengan cara yang tidak biasa: ia memulai semuanya dari tingkat akar rumput, yakni sebagai seorang Kepala Desa.

Membangun Mental Pemimpin dari Desa

Karier Anwar Hafid bukanlah hasil kebetulan. Lahir di Wosu, Bungku Barat, Poso, pada 14 Agustus 1969, ia memahami betul dinamika kehidupan masyarakat kecil. Pengabdiannya dimulai saat ia menjabat sebagai Kepala Desa Rantebala, Kabupaten Luwu (1992–1997).

Bagi Anwar, pengalaman di desa adalah sekolah kehidupan yang paling nyata. Di sanalah ia belajar bagaimana memecahkan masalah langsung di lapangan, memahami kebutuhan rakyat, dan mengelola pemerintahan dengan segala keterbatasan. Pengalaman inilah yang kemudian membentuk gaya kepemimpinannya yang dikenal teknokratis namun tetap sangat merakyat.

Terobosan yang Dicintai Rakyat

Setelah melalui jenjang karier yang panjang sebagai camat hingga birokrat di Kabupaten Luwu Timur, Anwar Hafid terpilih menjadi Bupati Morowali selama dua periode (2007–2018). Di sinilah namanya melegenda.

Anwar Hafid mencatatkan diri sebagai pemimpin yang berani membuat terobosan besar:

Pendidikan Gratis: Jauh sebelum menjadi tren nasional, Anwar sudah menggulirkan pendidikan gratis dari SD hingga SMA di Morowali pada tahun 2008.

Kuliah Gratis: Tidak berhenti di sekolah menengah, ia meluncurkan program kuliah gratis bagi putra-putri daerah di periode keduanya.

Kesehatan Gratis: Akses kesehatan bagi masyarakat kurang mampu di Morowali menjadi prioritas utama yang konsisten dijalankan hingga masa jabatannya berakhir.

Menuju Senayan dan Kini Menakhodai Sulteng

Kematangan politiknya semakin teruji saat ia dipercaya menjadi anggota DPR-RI (2019–2024). Pengalaman di Komisi V, IX, dan II memberinya perspektif luas mengenai tantangan pembangunan nasional.

Kini, dengan bekal pendidikan tinggi hingga meraih gelar Doktor (S3) Ilmu Pemerintahan dari IPDN pada 2023, Anwar Hafid memikul tanggung jawab besar sebagai Gubernur Sulawesi Tengah untuk periode 2025–2030. Bersama Wakil Gubernur Reny Lamadjido, ia kini menatap masa depan Sulteng dengan visi yang lebih luas, membawa semangat “pembangunan dari desa untuk provinsi”.

Kisah Anwar Hafid menjadi pengingat bagi banyak orang bahwa dengan integritas dan dedikasi yang konsisten, seseorang yang berasal dari tingkat desa pun mampu menakhodai sebuah provinsi besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *