jejakterkini.online –
Ketegangan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali berlanjut ke jalur aksi massa. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berstatus sebagai mitra Badan Gizi Nasional (BGN) berencana akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Gedung DPR RI, Jakarta, pada 1 Oktober 2026 mendatang. Aksi ini dipicu oleh kekecewaan para mitra yang menilai hak-hak mereka diabaikan oleh BGN, terutama karena mereka telah mengeluarkan modal besar—baik melalui pinjaman bank maupun investasi pribadi—untuk membangun fasilitas dapur namun terbentur ketidakpastian operasional akibat moratorium.
Dalam aksi yang diperkirakan bakal diikuti oleh puluhan ribu massa dari berbagai daerah termasuk Jawa Barat ini, pihak asosiasi mitra BGN akan menyuarakan empat tuntutan utama. Poin tuntutan tersebut meliputi:
– Menyatakan dukungan penuh terhadap keberlangsungan program MBG.
– Meminta pemerintah mencabut moratorium SPPG di wilayah aglomerasi maupun daerah 3T.
– Menuntut adanya mekanisme pengembalian investasi dana pembangunan dapur yang telah dikeluarkan para mitra.
– Mendesak pengesahan undang-undang khusus yang mengatur dasar hukum serta perlindungan kemitraan penyelenggaraan MBG.







