Berita327 Views

Jejakterkini.online — Baru juga rakyat bersorak karena tunjangan perumahan anggota DPR senilai Rp 50 juta per bulan dihapus mulai 31 Agustus 2025. Namun, seperti pepatah hilang satu tumbuh seribu, saat tunjangan perumahan hilang, dana reses DPR malah naik jadi Rp 702 juta per anggota.

Inilah plot twist politik terbaik 2025. Masyarakat dianggap bodoh sehingga pejabat negara seenak jidat menggunakan anggaran yang merupakan uang rakyat.

Diberitakan Kompas.com, Peneliti Formappi, Lucius Karus, bilang, masyarakat Indonesia lagi-lagi kena prank berjamaah dari wakil rakyat.

Sebelumnya, rakyat dibuat bangga karena DPR “rela” dipotong tunjangan rumah Rp 50 juta per bulan setelah demo besar Agustus lalu.

Eh, ternyata di balik layar, ada kenaikan dana reses yang nilainya jauh lebih menggoda iman: Rp 702 juta per orang. “Kita dibikin senang dulu karena tunjangan rumah dihapus. Tapi ternyata, diam-diam, muncul tunjangan lain yang lebih fantastis. Seolah-olah rakyat kena prank massal,” kata Lucius, Minggu (12/10/2025).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *