Diduga Alami Gangguan Jiwa, Pria di Makassar Bacok Juru Parkir di Jalan Bawakaraeng

Berita114 Views

Jejakterkini.online — Warga di sekitar Jalan Gunung Bawakaraeng, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, digegerkan dengan aksi pembacokan yang dilakukan seorang pria terhadap juru parkir (jukir), Rabu malam (22/10/2025) sekitar pukul 23.00 Wita.

Pelaku diketahui bernama Umar alias Oma (45), sementara korban berinisial Bali (51). Pelaku akhirnya diamankan aparat kepolisian dari Polsek Ujung Pandang tak lama setelah kejadian.

Menurut keterangan pihak kepolisian, aksi pembacokan tersebut dipicu oleh kesalahpahaman sepele antara pelaku dan korban terkait perebutan tempat tidur di teras ruko.

“Motifnya karena pelaku merasa tempat tidurnya dipakai oleh korban. Dari situ muncul emosi, lalu pelaku langsung menyerang korban dengan parang,” jelas Kanit Reskrim Polsek Ujung Pandang, Iptu Andi Ilham Anwar, Kamis (23/10/2025).

Pelaku disebut mengayunkan parang secara bertubi-tubi tanpa memberi kesempatan korban untuk melarikan diri. Usai melakukan aksinya, Umar melarikan diri dari lokasi kejadian.

Korban yang bersimbah darah masih sempat berjalan beberapa meter untuk mencari pertolongan, namun akhirnya tumbang di pinggir jalan karena luka parah di bagian leher, pipi, dan pergelangan tangan. Warga yang melihat kejadian segera melapor ke polisi.

Tim Reskrim Polsek Ujung Pandang bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku di sekitar Jalan Cendrawasih, tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Pelaku sudah kami amankan dan kini mendekam di sel tahanan Polsek Ujung Pandang untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Andi Ilham.

Sementara korban langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Makassar untuk mendapatkan perawatan intensif akibat luka berat yang dideritanya.

Pihak kepolisian juga mengungkap bahwa Umar alias Oma bukan kali ini saja berbuat onar. Ia tercatat tiga kali terlibat kasus kekerasan di wilayah hukum yang sama, termasuk pemukulan terhadap sekuriti dan membuat keributan di rumah seorang anggota TNI.

“Sudah tiga kali pelaku terlibat masalah di wilayah kami. Dari catatan kami, diduga kuat pelaku mengalami gangguan kejiwaan,” tambah Andi Ilham.

Ia juga berharap agar pemerintah kota melalui Dinas Sosial segera memberikan perhatian dan penanganan khusus kepada pelaku yang diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kalau memang benar pelaku ODGJ, maka perlu penanganan medis dan sosial agar tidak ada lagi korban berikutnya,” tuturnya.

Sebelumnya, beredar video yang memperlihatkan korban dalam kondisi tak sadarkan diri dan bersimbah darah di pinggir jalan, membuat warga sekitar panik dan berusaha memberikan pertolongan sebelum polisi datang melakukan olah TKP.

Kasus ini kini ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Ujung Pandang untuk proses hukum lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *