Sosok dan kronologi kakek bawa kabar balita, jalan kaki di Manggala, nginap Paccerakkang Makassar

Berita92 Views

Jejakterkini.online — Belum lama kasus hilangnya bocah empat tahun di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Bilqis terungkap, kini muncul lagi kasus lain.

Kali anak usia empat tahun delapan bulan berinisial IMH, warga Jl Manggala Dalam, Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar.

IMH dilaporkan hilang pada Rabu (26/11/2025) sore dan ditemukan Kamis (27/11/2025) pagi.

Ia dijemput personel Polsek Manggala di rumah kakek 72 tahun, Hiryanto di Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar.

Jarak rumah IMH ke rumah Hiryanto sekira 10 kilometer.

Kapolsek Manggala Kompol Semuel To’longan menjelaskan, IMH dilaporkan hilang oleh orangtuanya saat bermain di sekitar rumahnya, pada Rabu sore.

“Kejadiannya sekitar jam 4 sore kemarin, dan anak itu ditemukan sekitar jam 7 pagi,” kata Kompol Semuel To’longan ditemui wartawan di kantornya, pukul 9.30 Wita.

Saat IMH bermain di tepi jalan, lanjut Semuel, bocah empat tahun itu nyaris ditabrak pemotor. Di saat bersamaan Hiryanto melintas dengan berjalan kaki.

Hiryanto pun mengajak IMH berjalan kaki dan terekam CCTV sempat melintas di depan Mapolsek Manggala.

Hiryanto juga terekam CCTV rumah membawa IMH berjalan kaki di beberapa lokasi.

Bahkan salah satu rekaman CCTV, merekam Hiryanto dan IMH menaiki angkot biru saat masih di wilayah Kecamatan Manggala.

Dari rangkuman CCTV itulah, penelusuran dilakukan personel Polsek Manggala.

“Pencarian dilakukan anggota Polsek Manggala bersama warga karena informasinya sudah tersebar di grup-grup warga wilayah Manggala,” ujarnya.

Kkeberadaan IMH akhirnya diketahui. Ia dibawa Hiryanto menginap di rumahnya, Jl Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya.

Personel Polsek Manggala pun bergegas ke lokasi menjemput IMH dan Hiryanto. Keduanya lalu dibawa ke Polsek Manggala untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Anak sempat bermalam di rumah terduga pelaku. Setelah kami jemput dan bawa ke sini, kami interogasi,” ujarnya.

Untuk modusnya kata Semuel, belum dapat disimpulkan. Pasalnya, kondisi Hiryanto yang sudah lansia juga diduga sudah mengalami pikun.

Selain terkendala keterangan Hiryanto, Semuel mengaku juga mengalami kendala komunikasi dengan IMH yang diduga masih mengalami keterbatasan berbicara.

“Ketika kami ajak bicara pun, dia masih agak kesulitan berkomunikasi dengan orang lain meskipun didampingi orang tuanya,” bebernya.

Kondisi Hiryanto kata Semuel, memang pernah beristri namun sudah cerai.

Namun, Semuel memastikan kondisi IMH dalam kondisi baik, tidak ada tanda-tanda kekerasan dialami.

“Kami juga sudah memeriksa fisik anak korban bersama orang tuanya dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” jelas perwira satu melati ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *