Jejakterkini.online — Kejaksaan Negeri Polewali Mandar terus memproses dua dugaan kasus korupsi yang saat ini berada pada tahap penyidikan. Sejumlah saksi telah diperiksa sebagai bagian dari pendalaman perkara, sementara satu kasus lainnya masih menunggu perhitungan kerugian negara.
Dilansir dari laman Tribun Sulbar, Kepala Kejari Polman, Nurcholis, menjelaskan bahwa dua kasus tersebut meliputi dugaan korupsi Feasibility Study (FS) pembangunan bandara Polman yang menelan anggaran Rp1,4 miliar untuk dua kali studi pada 2018 dan 2021, masing-masing di Tete dan Bulubawang. Kasus kedua yang juga masih berjalan adalah dugaan korupsi di tubuh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Polman.











