Viral! Pria di takalar diduga aniaya mantan istri dan banting anak kandungnya

Berita73 Views

Jejakterkini.online — Kasus dugaan kekerasan terhadap seorang perempuan dan anak kembali menghebohkan publik, setelah sebuah video yang memperlihatkan tindakan kasar seorang lelaki viral di media sosial.

Video tersebut viral di platform media sosial, pada Selasa (13/1/2025). Belakangan diketahui peristiwa itu terjadi di Jl Istana Permai, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattalasang, Kabupaten Takalar, pada Selasa (13/1/2026).

Berdasarkan informasi yang diperoleh, peristiwa itu melibatkan seorang pria yang diduga merupakan ayah kandung dari anak tersebut. Sedang korban perempuan berinisial DS (30) disebut merupakan mantan istri dari terduga pelaku.

Dalam video yang beredar luas, DS tampak menggendong anaknya yang masih berusia sekitar dua atau tiga tahun saat terlibat adu mulut dengan mantan suaminya.

Seorang perempuan lain dan lelaki juga terlihat mencoba melerai pertengkaran agar tidak berujung pada kekerasan. Adu mulut sempat terhenti dan korban akhirnya menyerahkan anak tersebut kepada terduga pelaku.

Namun, pria tersebut justru terlihat emosi dengan mengangkat anak ke udara dan mengarahkannya ke tubuh sang ibu. Aksi itu memicu kemarahan warga dan warganet.

Tidak hanya itu, dalam rekaman video yang beredar luas tersebut, terduga pelaku juga terlihat menendang perempuan lain yang berupaya melerai pertengkaran tersebut.

Kasus ini diketahui telah resmi dilaporkan ke polisi oleh korban, DS (33) dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/11/I/2026/SPKT/Polres Takalar/Polda Sulawesi Selatan, tanggal 13 Januari 2026.

Kuasa hukum korban DS (30), Keisha Amanda membenarkan adanya laporan tersebut atas dugaan tindak kekerasan sebagaimana yang terekam dalam video viral itu.

“Jadi berdasarkan berita viral yang beredar luas di sosial media, itu nampak dugaan seorang laki-laki yang merupakan ayah kandung dari seorang anak yang melakukan kekerasan,” kata Keisha kepada wartawan, Kamis (15/1/2026) malam.

Ia menegaskan, dalam rekaman itu terlihat jelas tindakan kekerasan terhadap korban dan anaknya. Dalam video tersebut, terlihat pelaku menarik anak secara paksa, mengangkatnya tinggi, dan diduga membanting anaknya.

Namun demikian, Amanda menegaskan bahwa video yang beredar tidak menampilkan kejadian secara utuh. Oleh karena itu, tim kuasa hukum mendampingi keluarga korban untuk menempuh jalur hukum.

“Video itu tidak full, maka dari itu, kami tim kuasa hukum mendampingi keluarga korban, dan ini sudah ada laporan polisinya di Polres Takalar,” jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *