Bahlil “genggam” 4 bisnis mentereng yang membuat kekayaannya lebih dari Rp 300 Milliar

Berita30 Views

jejakterkini.online – Sosok Bahlil Lahadalia, yang kini menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dikenal memiliki latar belakang yang inspiratif dari seorang sopir angkot menjadi pengusaha sukses dengan kekayaan mencapai Rp337 miliar. Perjalanan hidupnya yang penuh kerja keras membawanya membangun jaringan bisnis yang luas di berbagai sektor strategis. Keberhasilan Bahlil dalam dunia usaha inilah yang kemudian menjadi modal kuat baginya sebelum akhirnya terjun ke panggung politik nasional.

​Berikut adalah empat lini bisnis utama yang menjadi sumber kekayaan Bahlil Lahadalia:

​PT Rifa Capital: Ini merupakan induk perusahaan miliknya yang bergerak agresif di sektor pertambangan. Perusahaan ini tercatat telah mengeksplorasi puluhan ribu hektare lahan tambang, mulai dari batubara di Fak-Fak, Papua Barat, hingga tambang nikel di Halmahera. PT Rifa Capital juga menaungi beberapa anak perusahaan lain seperti PT Ganda Nusantara dan PT Pandu Selaras.

​PT Dwijati Sukses: Fokus di bidang konstruksi dan properti, perusahaan ini sering terlibat dalam berbagai proyek pembangunan infrastruktur. Keberadaan perusahaan ini mempertegas posisi Bahlil sebagai pemain penting dalam industri pembangunan fisik di Indonesia.

​PT Bersama Papua Unggul: Perusahaan ini memiliki rekam jejak dalam memenangkan berbagai lelang proyek strategis pemerintah, termasuk pembangunan jalan di Papua. Selain konstruksi, perusahaan ini juga merambah bidang perdagangan, instalasi listrik, hingga telekomunikasi dan mekanikal.

​PT Meta Mineral Pradana: Merupakan perusahaan tambang yang memegang hak konsesi lahan seluas lebih dari 600 hektare di Konawe Utara. Menariknya, kepemilikan saham di perusahaan ini dikuasai secara kolaboratif oleh dua perusahaan Bahlil lainnya, yakni PT Bersama Papua Unggul (90%) dan PT Rifa Capital (10%).

​Kesuksesan bisnis ini membuktikan ketangguhan Bahlil dalam menavigasi dunia usaha dari nol hingga menjadi konglomerat.

Pengalaman panjang di lapangan inilah yang kini ia bawa dalam menjalankan tugas kenegaraan, terutama dalam mengelola sektor investasi dan energi nasional. Bagi Bahlil, jaringan bisnis yang ia bangun bukan sekadar sumber kekayaan, melainkan bukti nyata dari potensi besar anak bangsa dalam mengelola sumber daya alam secara mandiri dan profesional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *