Panen 2 ton sehari, ikan sapu-sapu jadi ladang bisnis baru di sidrap

Berita33 Views

jejakterkini.online – Pemanfaatan ikan sapu-sapu dan enceng gondok kini membawa perubahan besar bagi masyarakat di Desa Mojong, Kec. Watang Sidenreng, Kab. Sidrap. Rabu (29/4/2026).

Kedua bahan yang sebelumnya dianggap hama, kini diolah menjadi pakan ternak bebek bernilai ekonomis tinggi.

Setiap hari, sekitar 1 ton ikan sapu-sapu dan enceng gondok dikumpulkan untuk diolah menjadi pakan.

Selain itu, digunakan juga dedak sebagai campuran.

Dari proses tersebut, dihasilkan pakan alami yang kemudian digunakan untuk meningkatkan produksi telur bebek.

Hasilnya cukup signifikan.

Dalam satu desa, produksi telur bebek mampu menghasilkan pendapatan sekitar Rp12 juta hingga Rp14 juta per hari.

Pakan yang digunakan terdiri dari ikan sapu-sapu yang digiling, jagung, enceng gondok, dan dedak.

Kombinasi ini terbukti mampu meningkatkan jumlah produksi telur hingga lebih dari 150 butir.

Program ini berawal dari keluhan masyarakat terkait banyaknya ikan sapu-sapu yang merusak ekosistem perairan.

Setelah dilakukan kajian bersama dinas perikanan, muncul ide untuk menjadikannya sebagai bahan pakan bebek.

Ini juga menjadi perhatian pemerintah Kabupaten Sidrap.

“Kita ingin masyarakat Sidrap hidupnya sejahtera. Jadi, apapun inovasi yang bisa bernilai tinggi kita harus dukung. Apalagi masyarakat Mojong ini rata-rata memang peternak dan nelayan, makanya kita harus dukung full ikan sapu-sapu ini menjadi cuan,” kata Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif saat ditemui di Rujab Bupati Sidrap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *