Update Kasus Imam Masjid Palopo: Ahmad Sempat Pingsan Akibat Dihantam Batu Bata, Polisi Diminta Gerak Cepat

Berita29 Views

jejakterkini.online – Fakta baru terungkap dalam kasus dugaan pengeroyokan yang menimpa Ahmad, Imam Masjid As-Salam Benteng. Korban dilaporkan sempat pingsan saat berada di kantor polisi akibat luka serius di kepala sebelum akhirnya dievakuasi ke rumah sakit untuk perawatan intensif.

Pemicu Kejadian: Teguran Terhadap Kenakalan Remaja

Dalam keterangan tambahan yang disampaikan kepada media pada Minggu (2/5/2026), Ahmad menjelaskan bahwa insiden ini bermula dari ulah sekelompok anak usia sekolah dasar yang berulang kali membuat kegaduhan di dalam masjid. Mereka diketahui berteriak-teriak menggunakan pengeras suara (toa) masjid dan diduga menjadi pelaku pelemparan yang menyebabkan kaca masjid pecah.

Ahmad mengaku sempat memberikan teguran keras berupa jitakan kepada salah satu anak tersebut sebagai bentuk pembinaan, mengingat perilaku mereka sudah melampaui batas dan merusak fasilitas rumah ibadah.

Namun, tindakan disiplin tersebut justru menyulut kemarahan orang tua sang anak yang kemudian datang bersama sekelompok orang untuk mengeroyok Ahmad usai salat Ashar.

Kondisi Korban: Luka Parah dan Sempat Pingsan

Aksi pengeroyokan tersebut berlangsung brutal. Ahmad mengaku kepalanya dihantam menggunakan potongan batu bata yang menyebabkan luka robek dan rasa pusing yang hebat.

“Saat itu kepala saya terasa sangat pusing akibat dihantam potongan bata,” kenang Ahmad.

Setelah kejadian, Ahmad sempat dilarikan ke RS Mega Buana untuk perawatan luka. Saat hendak memberikan laporan di Polsek Wara Timur, kondisi fisiknya drop hingga pingsan di kantor polisi. Petugas kemudian mengevakuasi korban ke RS Palemmai untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut sekaligus menjalani proses visum sebagai bukti hukum.

Penanganan Hukum Dipertanyakan

Hingga berita ini diturunkan, meski bukti visum dari RS Palemmai dan rekaman CCTV telah dikantongi pihak berwajib, pelaku utama pengeroyokan belum juga diamankan. Keluarga korban dan jamaah masjid mendesak agar pihak kepolisian segera mengambil langkah konkret.

“Kami tidak ingin ada aksi main hakim sendiri dari warga yang simpati pada imam kami. Oleh karena itu, kami minta polisi segera menangkap pelaku pengeroyokan ini demi rasa keadilan,” pungkas salah seorang warga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *