๐—ฃ๐—ผ๐—น๐—ฑ๐—ฎ ๐—ฆ๐˜‚๐—น๐˜€๐—ฒ๐—น ๐—š๐—ฒ๐—ฟ๐—ฒ๐—ฏ๐—ฒ๐—ธ ๐—š๐˜‚๐—ฑ๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—ฆ๐—ผ๐—น๐—ฎ๐—ฟ ๐—œ๐—น๐—ฒ๐—ด๐—ฎ๐—น ๐—ฑ๐—ถ ๐—ฆ๐—ถ๐—ฑ๐—ฟ๐—ฎ๐—ฝ, ๐—ง๐˜‚๐—ท๐˜‚๐—ฎ๐—ป ๐—ฑ๐—ถ๐—ท๐˜‚๐—ฎ๐—น ๐—ธ๐—ฒ ๐— ๐—ผ๐—ฟ๐—ผ๐˜„๐—ฎ๐—น๐—ถย 

Berita47 Views

jejakterkini.online โ€“ Praktik ilegal penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar kembali terbongkar. Tim gabungan dari Polres Sidenreng Rappang (Sidrap) bersama Ditreskrimsus Polda Sulawesi Selatan melakukan penggerebekan besar-besaran di sebuah lokasi yang diduga kuat menjadi basis penimbunan solar subsidi di Kecamatan Maritengngae, Jumat (1/5/2026).

Operasi ini bermula dari keresahan warga sekitar yang mencurigai adanya aktivitas bongkar muat mencurigakan pada larut malam. Kendaraan-kendaraan besar terpantau keluar masuk lokasi, mengangkut BBM dalam volume yang tidak wajar.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, para pelaku diduga mengumpulkan pasokan solar dari berbagai SPBU di wilayah Sidrap. Solar yang seharusnya menjadi hak masyarakat kecil dan pelaku UMKM tersebut justru ditimbun untuk kemudian dikirim ke luar daerah.

Tujuan pengirimannya diduga kuat menuju Morowali, Sulawesi Tengah, guna memasok kebutuhan sektor industri dan pertambangan dengan harga non-subsidi yang jauh lebih tinggi.

๐—•๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—•๐˜‚๐—ธ๐˜๐—ถ ๐——๐—ถ๐—ฎ๐—บ๐—ฎ๐—ป๐—ธ๐—ฎ๐—ป

Kasi Humas Polres Sidrap, Iptu Sudirman, mengonfirmasi keberhasilan operasi gabungan tersebut. Di lokasi kejadian, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti krusial, mulai dari tangki penampungan berkapasitas besar, selang penyedot, hingga berbagai dokumen yang memperkuat dugaan aktivitas ilegal ini.

“Tim telah mengamankan barang bukti di tempat kejadian perkara (TKP). Saat ini, pemeriksaan saksi-saksi dan pengumpulan bukti tambahan masih terus dilakukan untuk menentukan siapa saja aktor di balik praktik ini,” tegas Iptu Sudirman.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dan belum menetapkan tersangka secara resmi. Kasus ini menjadi pengingat tegas bahwa pengawasan terhadap distribusi energi bersubsidi harus terus diperketat agar tepat sasaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *