Profil Fatmawati Rusdi: Jejak Karier Sang Srikandi, dari Parlemen hingga Kursi Wakil Gubernur Sulsel

Berita26 Views

jejakterkini.online – Nama Fatmawati Rusdi kian mengukuhkan posisinya sebagai salah satu tokoh perempuan paling berpengaruh di panggung politik Sulawesi Selatan. Politisi Partai NasDem kelahiran Parepare, 9 Mei 1980 ini, resmi mengemban amanah sebagai Wakil Gubernur Sulawesi Selatan periode 2025–2030, mendampingi Andi Sudirman Sulaiman.

Langkah politik Fatmawati dikenal berani dan penuh dinamika. Sebelum mencapai kursi strategis di tingkat provinsi, ia telah melewati perjalanan panjang mulai dari organisasi daerah, parlemen senayan, hingga kepemimpinan di tingkat kota.

Latar Belakang dan Pendidikan

Menghabiskan masa kecil di Sidenreng Rappang (Sidrap), Fatmawati menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengah atas di tanah kelahirannya tersebut. Ia lulus dari SMA Negeri 1 Rappang pada tahun 1998.

Dahaga akan ilmu pengetahuan membawanya ke Jakarta. Ia menempuh pendidikan tinggi di Universitas Jayabaya, meraih gelar Sarjana (S1) pada tahun 2012 dan menuntaskan program Magister (S2) di universitas yang sama pada tahun 2018.

Awal Karier: Bisnis dan Pengabdian Daerah

Sebelum terjun langsung ke politik praktis, Fatmawati adalah seorang pengusaha yang menjabat sebagai Direktur PT Bayumas Jaya Mandiri Lines Jakarta. Peran publiknya dimulai saat ia mendampingi suaminya, Rusdi Masse, yang menjabat sebagai Bupati Sidrap selama dua periode (2008–2018).

Selama masa itu, ia aktif sebagai Ketua Tim Penggerak PKK dan Pembina Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sidrap, yang menjadi modal sosial kuat baginya untuk memahami isu-isu kemasyarakatan.

Kiprah di Parlemen dan Dinamika Partai

Karier politik formalnya dimulai melalui Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Pada Pileg 2014, ia berhasil menembus Senayan setelah meraih 93.856 suara di Dapil Sulawesi Selatan III. Di DPR RI, ia dipercaya duduk di Komisi V.

Namun, pada tahun 2018, Fatmawati membuat keputusan besar dengan berpindah ke Partai NasDem. Langkah ini mengharuskannya mundur dari DPR RI melalui proses Pergantian Antar Waktu (PAW). Di struktur internal, kapasitasnya diakui dengan penunjukan sebagai Wakil Bendahara Umum DPP Partai NasDem periode 2019–2024.

Lika-Liku Pilkada: Dari Sidrap ke Makassar

Perjalanan politiknya tidak selalu mulus. Ia sempat mencalonkan diri sebagai Bupati Sidrap pada Pilkada 2018, namun harus mengakui keunggulan rivalnya. Meski demikian, kekalahan itu tidak menyurutkan langkahnya.

Dua tahun berselang, ia dipinang oleh Danny Pomanto untuk maju dalam Pemilihan Wali Kota Makassar 2020. Pasangan ini berhasil menang dengan perolehan 41,33% suara. Fatmawati mencatatkan sejarah sebagai Wakil Wali Kota perempuan pertama di Makassar saat dilantik pada Februari 2021.

Menuju Puncak Kepemimpinan Sulawesi Selatan

Pada tahun 2024, Fatmawati kembali menunjukkan elektabilitasnya yang tinggi. Ia berhasil meraih kursi DPR RI pada Pileg 2024 melalui Dapil Sulawesi Selatan I dengan mengantongi 106.806 suara.

Namun, demi panggilan tugas yang lebih besar, ia memilih melepaskan kursi di Senayan sebelum dilantik. Ia memutuskan maju sebagai Calon Wakil Gubernur Sulawesi Selatan mendampingi petahana Andi Sudirman Sulaiman.

Keputusan tersebut berbuah manis. Pasangan Andi Sudirman Sulaiman – Fatmawati Rusdi (Andalan Hati) menang telak pada Pilgub Sulsel 2024 dengan perolehan 3.014.255 suara (65,32%), membawa Fatmawati resmi menjabat sebagai Wakil Gubernur Sulawesi Selatan untuk lima tahun ke depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *