JejakTerkini.online | MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar bersama Masyarakat Anti Narkoba (MAKI) Sulsel terus memperkuat komitmennya dalam memberdayakan masyarakat melawan penyalahgunaan narkotika. Hal ini dibuktikan melalui gelaran Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) tingkat kota yang akan diadakan di Kecamatan Tamalate, kota Makassar, 05/05/2026.
Kegiatan kali ini mengusung tema yang sangat lekat dengan identitas kota, yaitu “Lorongku Bersinar (Bersih Narkoba), Keluarga Bebas Narkoba”. Hal ini menekankan jika benteng pertahanan utama dalam melawan narkoba dimulai dari unit terkecil, yaitu keluarga di tiap tiap lorong-lorong yang ada di kota Makassar.
Acara ini rencana diadakan pada 13 mei 2026 berlangsung yang akan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh pemuda, tokoh agama, hingga jajaran perangkat kecamatan dan kelurahan. Sosialisasi ini bertujuan untuk membangun sistem imunitas sosial di tingkat akar rumput agar warga memiliki kewaspadaan tinggi terhadap peredaran barang haram tersebut.
Ketua Masyarakat Anti Narkoba (MAKI) Sulawesi selatan Akbar Hidayat, SH mengungkapkan bahwa, kegiatan ini merupakan sosialisasi bukan sekadar seremonial, melainkan langkah konkret untuk memastikan lorong-lorong di Makassar tidak menjadi celah peredaran barang haram.
“Kita ingin setiap lorong di Tamalate menjadi lingkungan yang sehat. Jika keluarga sudah kuat dan lorong kita ‘Bersinar’, maka tidak ada ruang bagi pengedar untuk masuk,” tegasnya di hadapan awak media.
Materi utama yang dibahas dalam sosialisasi ini meliputi pemberian pemahaman kepada orang tua untuk membangun komunikasi terbuka dengan anak guna mencegah pengaruh pergaulan bebas. Mendorong warga untuk mengaktifkan kembali siskamling dan kegiatan positif di lorong sebagai bentuk pengawasan mandiri.
Selain itu pemberian rasa aman bagi warga untuk melaporkan aktivitas mencurigakan tanpa rasa takut, melalui koordinasi langsung dengan BNN dan Kepolisian.
Acara ini juga nantinya diisi dengan penandatanganan komitmen bersama oleh para lurah se-Kecamatan Tamalate untuk mewujudkan wilayah bebas narkoba. Peserta yang hadir, mulai dari ibu-ibu majelis taklim hingga pemuda karang taruna, tampak antusias mengikuti diskusi panel yang menghadirkan narasumber dari BNN Kota makassar dan propinsi Sulawesi selatan.
Diharapkan kegiatan ini tidak hanya berhenti di ruang pertemuan, tetapi wujud nyata dalam keseharian warga. Dengan keluarga yang tangguh dan lorong yang terjaga, visi Makassar sebagai kota dunia yang aman dan bebas narkoba dapat segera tercapai.













