Jejakterkini.Online Makassar, 28 Agustus 2025 – Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) kembali menggelar aksi di pertigaan Jalan Boulevar dan Pettarani
Aksi ini sekaligus menjadi momentum penandatanganan petisi pencopotan Kapolri sebagai bentuk penegasan sikap politik mahasiswa terhadap tragedi kemanusiaan yang baru-baru ini terjadi.
Dalam aksi ini, GAM menegaskan tiga poin utama tuntutan:
1. Copot Kapolri.
2. Tangkap dan adili seluruh oknum yang terlibat dalam kasus tewasnya driver ojol Affan Kurniawan.
3. Hentikan segala bentuk tindakan represif terhadap ruang-ruang demokrasi rakyat

Fajar Wasis sebagai Jenderal Lapangan beranggapan Tragedi Affan Kurniawan adalah cermin gagalnya kepolisian menjalankan amanah konstitusi.
“Tragedi tewasnya driver ojek online, Affan Kurniawan yang dilindas mobil Brimob pada 28 Agustus 2025, menjadi bukti nyata bahwa kepolisian telah gagal menjalankan fungsi sebagai pelindung dan pengayom rakyat. Aparat yang seharusnya menjaga keamanan justru berubah menjadi ancaman yang mencederai demokrasi dan merenggut nyawa rakyat kecil yang tengah mencari nafkah,” Ucapnya
Bagi Fajar, Reformasi Total Kepolisian adalah harga mati. Tidak ada alasan bagi pemerintah untuk membiarkan tragedi seperti ini terus berulang. Kapolri harus segera dicopot, aparat yang terlibat harus diadili, dan ruang demokrasi rakyat harus dilindungi, bukan dibungkam.

Di waktu yang sama, Panglima Besar Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) Banggulung juga menegaskan bahwa “Tindakan represif aparat kepolisian dengan melakukan penahanan ratusan massa aksi semakin memperlihatkan wajah asli institusi yang kerap mengedepankan kekerasan dibandingkan perlindungan terhadap rakyat. Fakta ini menjadi alarm bagi kita semua bahwa demokrasi di Indonesia sedang berada di ujung tanduk
ia juga menambahka bahwa kejadian pembakran dua gedung DPRD kota Makasar dan DPRD provinsi sulsel adalah bentuk keresahan masyarakat dan kiritik keras terhadap kepemimpinan presiden prabowo yang bobrok yang tidak mementikan ketaulatan rakyat tetapi cuman mementikan kepentingan kelompok elit semata.” tegasnya banggulung
“Aksi ini akan terus berlanjut dan akan mencapai puncaknya pada hari senin yang akan di garantori oleh masyarakat dan mahasiswa sampai kedaulatan rakyat berada di tanggan rakyat bukan para bajingan yang beratasnamaka perwakila rakyat tapi malah menindan dan merampok rakyatnya ,” Jelasnya







