Jejakterkini.Online Makassar, 1 April 2026 — Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan menggelar kegiatan pemetaan pemanfaatan bengkel otomotif Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) guna meningkatkan kualitas kompetensi siswa agar sesuai dengan kebutuhan dunia industri.
Kegiatan yang berlangsung di Bengkel Otomotif SMK Sulawesi Selatan, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (1/4/2026), ini merupakan tindak lanjut arahan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan setelah rapat koordinasi bersama kepala SMK program keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR) yang digelar secara daring pada 26 Maret 2026.
Dalam sambutannya, Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan pentingnya optimalisasi pemanfaatan bengkel otomotif sebagai pusat pembelajaran berbasis praktik.
“Bengkel ini bukan hanya tempat praktik biasa, tetapi harus menjadi sarana pembentukan kompetensi siswa yang benar-benar sesuai dengan standar industri,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa keberadaan bengkel bersama menjadi solusi bagi siswa yang belum mendapatkan kesempatan magang di bengkel resmi. Menurutnya, siswa tetap dapat melaksanakan praktik kerja industri di bengkel bersama selama fasilitas dan sistem pembelajarannya memenuhi standar.
Senada dengan itu, para Kepala SMK, termasuk Kepala SMK Negeri 5 Makassar dan seluruh Kepala SMK Negeri se-Sulawesi Selatan, menyampaikan dukungan terhadap penguatan fungsi bengkel bersama sebagai pusat peningkatan kompetensi siswa.

Ketua Program Keahlian TKR SMK juga menyoroti pentingnya kesiapan peralatan. Dari hasil peninjauan, peralatan bengkel otomotif dinilai telah memenuhi standar dan bengkel sudah dapat berjalan dengan baik sebagai sarana praktik siswa.
Namun demikian, masih terdapat tantangan, di antaranya belum meratanya akses siswa terhadap bengkel otomotif berstandar. Hal ini menjadi perhatian bersama agar seluruh siswa SMK, khususnya di bidang otomotif, mendapatkan pengalaman praktik yang memadai.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Pendidikan juga menegaskan bahwa program ini sejalan dengan harapan Gubernur Sulawesi Selatan, yakni agar lulusan SMK memiliki kompetensi unggul dan mampu bersaing di tingkat nasional.
“Harapan kita, anak-anak di Sulawesi Selatan tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu bersaing secara nasional dengan kompetensi yang benar-benar teruji,” demikian disampaikan dalam forum tersebut.
Selain peningkatan fasilitas, pengelolaan bengkel juga menjadi perhatian utama. Ditekankan bahwa bengkel Automotive bersama harus memiliki struktur organisasi yang jelas dan profesional, sehingga operasional bengkel dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala SMK Negeri 10 dan Kepala SMK Negeri 5, seluruh Kepala SMK Negeri se-Sulawesi Selatan, Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Industri SMK Negeri 3 Makassar, Mappa, S.Pd, serta Ketua Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan SMK Negeri 3 Makassar, Hamsir Ardiansyah, ST.







