Keberadaan Pos Polisi Tak Berdaya Hadapi Aksi Preman di Makassar

Berita31 Views

JejakTerkini.online,Makassar – Aksi dugaan premanisme kembali meresahkan masyarakat di kawasan depan Pelabuhan Makassar, tepatnya di sekitar gerai Alfamart, pada Selasa (14/4/2026). Seorang warga mengaku menjadi korban pemalakan disertai tindak kekerasan saat hendak berbelanja di lokasi tersebut.

Menurut keterangan korban, dirinya yang saat itu hanya berjalan kaki menuju Alfamart tiba-tiba dihampiri oleh seseorang yang diduga oknum tidak bertanggung jawab. Pelaku meminta uang sebesar Rp10 ribu dengan alasan parkir, meskipun korban tidak membawa kendaraan.

Korban mengaku telah menjelaskan bahwa dirinya tidak memarkir mobil atau kendaraan di lokasi tersebut. Namun, pelaku tetap memaksa meminta uang. Karena merasa takut dan terancam, korban akhirnya memberikan uang yang diminta.

Ironisnya, meskipun permintaan telah dipenuhi, korban justru mengalami tindak kekerasan. Ia mengaku dipukul sebanyak dua kali oleh pelaku hingga menyebabkan telepon genggamnya terjatuh. Kejadian tersebut menimbulkan trauma serta kekhawatiran bagi korban dan masyarakat sekitar.

Peristiwa ini disebut bukan yang pertama kali terjadi di kawasan tersebut. Sejumlah warga mengungkapkan bahwa praktik pemalakan dengan modus parkir liar kerap terjadi, bahkan di lokasi yang tidak seharusnya menjadi area parkir resmi.

Yang menjadi sorotan, lokasi kejadian berada tidak jauh dari pos aparat kepolisian. Hal ini menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait pengawasan dan penindakan terhadap aksi-aksi premanisme yang dinilai semakin merajalela.

Warga pun berharap adanya perhatian serius dari pihak berwenang untuk segera mengambil langkah tegas. Penertiban terhadap pelaku parkir liar dan aksi pemalakan dinilai mendesak guna memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan seperti ibu-ibu dan lansia.

“Kami berharap kejadian seperti ini tidak terus berulang. Jangan sampai masyarakat selalu menjadi korban. Aparat harus segera bertindak,” ujar salah satu warga.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait insiden tersebut. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada serta segera melapor apabila mengalami atau menyaksikan kejadian serupa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *