Diduga Dana Pendaftaran Calon Wartawan Belum Dikembalikan, Pimpinan Redaksi Media Online Jadi Sorotan

Berita0 Views

JejakTerkini.online | Makassar – Polemik terkait proses perekrutan calon wartawan media online kembali menjadi perhatian publik. Kali ini, salah satu calon wartawan di Kota Makassar mengaku kecewa lantaran dana pendaftaran yang telah disetorkan kepada pihak media online diduga belum dikembalikan hingga saat ini.

 

Permasalahan tersebut menyeret nama pimpinan redaksi media online Suarautama.id, Mas Andre Hariyanto, yang disebut oleh pihak calon wartawan sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam proses administrasi perekrutan tersebut.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, awalnya calon wartawan tersebut mengikuti proses pendaftaran dan diminta melakukan pembayaran dana administrasi sebagai salah satu syarat bergabung menjadi wartawan di media online tersebut. Namun, setelah berjalan beberapa waktu, calon wartawan itu memutuskan untuk tidak melanjutkan proses bergabung dan meminta agar dana administrasi yang telah dibayarkan dapat dikembalikan.

 

Sayangnya, menurut pengakuan calon wartawan tersebut, hingga saat ini dana yang dimaksud belum juga diterima kembali. Hal itu kemudian memunculkan rasa kecewa dan menjadi perbincangan di kalangan rekan-rekan media di Makassar.

 

“Saya hanya berharap ada itikad baik untuk mengembalikan uang pendaftaran tersebut, karena sebelumnya sudah ada komunikasi terkait pengembalian dana,” ujar salah satu sumber kepada wartawan, belum lama ini.

 

Sumber tersebut juga mengaku telah beberapa kali mencoba melakukan komunikasi melalui pesan WhatsApp maupun panggilan telepon kepada pihak terkait. Namun hingga kini, menurutnya, belum ada kejelasan mengenai waktu pengembalian dana tersebut.

 

Kasus ini pun menuai beragam tanggapan dari sejumlah kalangan. Beberapa pihak menilai bahwa persoalan administrasi perekrutan wartawan seharusnya dilakukan secara transparan dan profesional agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun kekecewaan di kemudian hari.

 

Selain itu, sejumlah pemerhati media juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dan kepercayaan dalam proses perekrutan jurnalis, terlebih profesi wartawan merupakan profesi yang menjunjung tinggi integritas serta profesionalisme.

 

Di sisi lain, hingga berita ini diterbitkan, pihak pimpinan redaksi Suarautama.id, Mas Andre Hariyanto, belum memberikan keterangan resmi terkait persoalan tersebut. Upaya konfirmasi melalui pesan singkat dan sambungan telepon masih terus dilakukan guna memperoleh penjelasan serta klarifikasi berimbang.

 

Polemik ini diharapkan dapat diselesaikan secara baik-baik melalui komunikasi yang terbuka antara kedua belah pihak, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman yang berkepanjangan.

 

Masyarakat pun berharap agar setiap media maupun lembaga yang membuka perekrutan wartawan dapat menerapkan sistem administrasi yang jelas, transparan, dan profesional demi menjaga kepercayaan publik terhadap dunia pers di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *