Dugaan Setoran Bandar Narkoba ke Oknum Resnarkoba Takalar dan Gowa Terungkap Usai Operasi Besar BNN Sulsel pada Kamis 28 mei 2026

Jejakterkini.Online Dugaan adanya aliran setoran rutin dari sejumlah bandar narkoba kepada oknum anggota satuan Reserse Narkoba Polres Takalar dan Gowa. di wilayah Kabupaten Takalar dan Gowa mulai mencuat ke publik setelah operasi besar-besaran yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan pada Kamis, 28 Mei 2026.

Operasi yang disebut dipimpin langsung oleh Kepala BNNP Sulsel tersebut dikabarkan menyasar sejumlah lokasi yang diduga menjadi pusat aktivitas peredaran narkotika di wilayah Takalar dan Gowa. Dari operasi itu, informasi mengenai dugaan praktik “setoran per 10 hari” kepada oknum aparat mulai ramai diperbincangkan masyarakat.

Berdasarkan informasi yang beredar, para bandar narkoba diduga memberikan setoran rutin setiap 10 hari kepada oknum Anggota Resnarkoba Polres Takalar dan Gowa agar aktivitas peredaran narkotika mereka dapat berjalan dengan aman tanpa tersentuh penindakan hukum. Dugaan tersebut kini menjadi sorotan publik dan memicu desakan agar dilakukan penyelidikan secara transparan dan menyeluruh.

Operasi besar yang dilakukan BNNP Sulsel disebut menjadi titik awal terbongkarnya dugaan hubungan antara jaringan bandar narkoba dengan oknum aparat di lapangan. Sejumlah warga mengaku terkejut atas kabar tersebut karena selama ini peredaran narkoba di beberapa wilayah dinilai berlangsung cukup bebas dan sulit diberantas.

Masyarakat pun meminta agar aparat penegak hukum tidak tebang pilih dalam menangani kasus narkoba, termasuk apabila ditemukan keterlibatan oknum aparat yang diduga menerima aliran dana dari para bandar. Publik berharap pengusutan dilakukan secara profesional demi mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Satuan Narkoba Polres Gakalar dan Gowa dan kepolisian terkait dugaan keterlibatan oknum anggota satuan narkoba Polres Takalar dan Gowa dalam kasus tersebut. Sementara itu, pihak BNNP Sulsel juga masih melakukan pengembangan terhadap hasil operasi yang telah dilakukan.

Kasus ini menjadi perhatian luas masyarakat Sulawesi Selatan dan disebut-sebut sebagai salah satu isu paling menggemparkan dalam pemberantasan narkoba di wilayah tersebut tahun ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *