Curhat Seorang Netizen, Dugaan Pungutan Saat Swiping Kendaraan di Jalur Galesong-Makassar

Berita6 Views

jejakterkini.online – Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) kembali menggeruduk kantor Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Jumat (11/9/2026) sore.

 

Aksi tersebut merupakan buntut antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU Sulawesi Selatan.

 

Sebelum ke kantor Pertamina di Jalan Garuda, Kecamatan Mariso, massa GAM berunjuk rasa di Jalan AP Pettarani.

 

Lokasi aksi berada tak jauh dari pertigaan Jalan Letjen Hertasning, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar.

 

Massa membakar ban dan menggunakan truk boks sebagai panggung untuk berorasi.

 

Mereka juga membentangkan spanduk bertuliskan “SULSEL KRISIS ENERGI, SEMUA KARENA BAHLIL”.

 

Dalam aksinya, GAM menyampaikan dua tuntutan kepada pemerintah dan Pertamina.

 

Mereka mendesak Pertamina Regional Sulawesi mengatasi persoalan BBM dan elpiji 3 kilogram.

 

GAM juga meminta Presiden Prabowo Subianto mencopot Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

 

Jenderal Lapangan GAM Muhammad Irsyad alias Respek mengatakan aksi tersebut dilatarbelakangi keresahan masyarakat.

 

Ia menyebut masyarakat Sulsel menghadapi kesulitan mendapatkan BBM dan elpiji 3 kilogram.

 

” Masyarakat di Sulawesi Selatan sempat dihadapkan pada kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) dan Elpiji 3 kilogram yang berdampak pada aktivitas sehari-hari,” ujarnya.

 

Menurut Respek, kesulitan mendapatkan BBM dapat menghambat mobilitas masyarakat.

 

Kondisi tersebut juga dinilai berpotensi memengaruhi harga barang dan jasa.

 

Sementara elpiji 3 kilogram disebut berdampak langsung terhadap rumah tangga dan pelaku usaha mikro.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *