Jejakterkini.online | Maros –Kabar duka menyelimuti lingkungan Pemerintah Kabupaten Maros. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Maros, Muhisal, S.Pi., M.P, dilaporkan meninggal dunia pada Rabu malam, 15 April 2026.
Informasi wafatnya pejabat tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Maros, Chaidir Syam. Ia mengungkapkan bahwa Muhisal mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 20.25 Wita.
“Info yang kami dapat seperti itu,” ujar Chaidir Syam saat dikonfirmasi Sama Awak Media melalui WhatsApp
Kepergian Muhisal meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Maros, tetapi juga masyarakat yang mengenal dedikasinya selama mengemban tugas di sektor perikanan.
Bupati Chaidir mengenang almarhum sebagai sosok pejabat yang baru saja mengemban amanah penting sebagai Kepala Dinas Perikanan. Muhisal diketahui baru dilantik pada Januari 2026, sehingga masa jabatannya baru berjalan sekitar empat bulan.
Meski tergolong singkat, kontribusi dan semangat kerja almarhum dinilai sangat besar. Bahkan, pada malam sebelum kabar duka tersebut, Chaidir mengaku masih sempat bertemu langsung dengan Muhisal di rumah jabatan Bupati Maros.
Dalam pertemuan tersebut, Muhisal datang membawa proposal terkait usulan lokasi kampung nelayan dalam program KNMP (Kampung Nelayan Modern Perikanan).
“Beliau membawa surat proposal untuk calon-calon tempat yang diusul untuk kampung nelayan KNMP,” jelas Chaidir.
Pertemuan itu kini menjadi kenangan terakhir yang sangat membekas bagi Bupati Maros. Ia menilai Muhisal sebagai sosok yang memiliki pemikiran maju, cerdas, serta komitmen tinggi dalam menjalankan tugasnya.
“Beliau adalah sosok yang cerdas dan pekerja keras. Pemerintah Kabupaten Maros sangat kehilangan figur yang cerdas sekaligus pribadi yang sangat baik,” ungkapnya dengan penuh rasa kehilangan.
Kepergian Muhisal juga memicu gelombang duka dari berbagai kalangan. Kabar wafatnya dengan cepat menyebar melalui berbagai platform media sosial, disertai ucapan belasungkawa dari rekan kerja, sahabat, hingga masyarakat luas.
Sejumlah kerabat dan kolega turut mengenang almarhum sebagai pribadi yang ramah, berdedikasi, serta memiliki integritas tinggi dalam setiap tanggung jawab yang diembannya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut terkait penyebab wafatnya Muhisal maupun rencana prosesi pemakaman.
Kepergian Muhisal menjadi kehilangan besar bagi Pemerintah Kabupaten Maros, khususnya dalam upaya pengembangan sektor perikanan yang tengah digencarkan melalui berbagai program strategis.
Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. (ast)


