jejakterkini.online – Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut sejumlah pakar yang mengkritik pemerintah sebagai orang yang “saking pintarnya, jadi goblok”.
Mahfud mengakui bahwa tidak semua pakar atau profesor selalu tepat dalam menyampaikan pandangan. Namun, ia menilai tidak etis jika kritik terhadap pemerintah dibalas dengan menyebut pengkritik sebagai orang bodoh.
Mahfud juga menyebut Prabowo sebagai sosok yang pintar, memiliki bacaan dan pengetahuan yang luas. Namun, menurutnya, hal tersebut justru membuat Prabowo terlalu percaya diri hingga melontarkan pernyataan yang merendahkan para pakar.
Dalam pernyataannya, Mahfud juga menyinggung para pendukung yang menurutnya berlebihan dalam memuji Prabowo.
Menurut Mahfud, kritik terhadap program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bukan berarti menolak program tersebut. Kritik, kata dia, lebih ditujukan pada aspek tata kelola dan pelaksanaannya.
Mahfud menegaskan dirinya akan tetap menggunakan akal sehat dan terus menyampaikan kritik terhadap pemerintah.













