Jejakterkini.Online SMP Negeri 27 Makassar menggelar Upacara Hari Guru Nasional Pada tanggal 25 November, bangsa Indonesia memperingati Hari Guru Nasional (HGN). Peringatan ini bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi menjadi momentum refleksi atas jasa, perjuangan, dan dedikasi para guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Tahun ini, peringatan Hari Guru Nasional 2025 mengangkat tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, yang menegaskan pentingnya peran guru dalam membangun generasi unggul dan berkarakter di tengah tantangan zaman yang terus berubah.
Sejarah Singkat Hari Guru Nasional
Peringatan Hari Guru Nasional memiliki sejarah panjang yang tidak terlepas dari perjuangan organisasi guru Indonesia. Pada 25 November 1945, tepat tiga bulan setelah proklamasi kemerdekaan, para guru dari berbagai latar belakang berkumpul di Surakarta untuk membentuk satu wadah perjuangan yang bersatu — Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).
Dari sinilah, tanggal 25 November ditetapkan sebagai Hari Guru Nasional, yang juga menjadi Hari Ulang Tahun (HUT) PGRI.
Penetapan Hari Guru Nasional sendiri dikukuhkan melalui Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994, yang menegaskan bahwa tanggal 25 November menjadi hari penghormatan bagi seluruh guru Indonesia, meski bukan merupakan hari libur nasional.
Sejak saat itu, peringatan Hari Guru Nasional selalu menjadi ajang penghormatan terhadap jasa para pendidik yang telah mencurahkan tenaga dan pikiran demi kemajuan pendidikan Indonesia.
Tema Hari Guru Nasional 2025: “Guru Hebat, Indonesia Kuat”
Tema tahun ini, “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, mencerminkan semangat baru dalam dunia pendidikan. Guru bukan sekadar pengajar, melainkan inspirator, motivator, dan teladan bagi peserta didik.
Melalui peran guru yang hebat, diharapkan lahir generasi muda yang tangguh, kreatif, berdaya saing, dan memiliki semangat kebangsaan.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dalam peringatan HGN 2025 menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru, terutama dalam menghadapi era digital dan penerapan Kurikulum Merdeka.
Pemerintah juga terus memperkuat program pelatihan, sertifikasi, dan kesejahteraan guru agar profesi ini semakin dihargai dan bermartabat.







