jejakterkini.online – Polemik proyek pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Pencong, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa, terus menjadi perhatian publik setelah talud bangunan di lokasi proyek roboh usai diguyur hujan deras beberapa hari terakhir.
Peristiwa tersebut sebelumnya viral di media sosial dan memicu berbagai tanggapan masyarakat terkait kualitas pekerjaan proyek. Namun, sejumlah pihak yang berkaitan dengan pembangunan proyek tersebut dikabarkan meminta agar pemberitaan diturunkan (takedown).
Meski demikian, media tetap berupaya menyajikan informasi secara berimbang dengan mengedepankan prinsip jurnalistik, klarifikasi, serta asas praduga tak bersalah.
Berdasarkan pantauan di lokasi, bagian talud penahan tanah dengan panjang kurang lebih 26 meter dan tinggi sekitar tiga meter mengalami kerusakan dan ambruk ke badan jalan. Kondisi itu sempat mengundang perhatian warga sekitar karena material berserakan di area proyek.
Salah seorang warga Desa Pencong yang enggan disebutkan namanya mengaku berharap adanya evaluasi terhadap proyek tersebut agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Kami hanya ingin pembangunan ini benar-benar berkualitas karena ini program untuk masyarakat desa. Semoga ada perhatian dan evaluasi dari pihak terkait,” ujarnya.
Sementara itu, pemborong proyek H. Tumpu saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa yang mengalami kerusakan adalah bagian talud area parkir, bukan bangunan utama proyek.













