jejakterkini.online – Hari itu, lorong penginapan di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, mendadak ramai. Sejumlah personel Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan bergerak cepat. Sebuah kamar diperiksa. Di dalamnya, petugas mendapati seorang lurah bersama seorang perempuan yang diduga staf di kantor kelurahan yang sama.
Informasi penggerebekan itu, langsung beredar di tengah warga Pangkep. Nama pejabat yang disebut-sebut menjabat sebagai Lurah di Pangkep, ikut menjadi pembicaraan. Operasi tersebut dipimpin Kepala Satpol PP Pangkep, Hafid, bersama timnya.
Sumber di lokasi menyebut, penggerebekan bermula dari laporan masyarakat. Warga curiga, ada aktivitas mencolok di salah satu kamar penginapan saat jam kerja masih berlangsung. Petugas kemudian mendatangi lokasi, didampingi pihak pengelola penginapan.
Di area parkir, sebuah mobil berwarna abu-abu terlihat terparkir tak jauh dari kamar yang diperiksa. Kendaraan itu, disebut milik lurah yang diamankan dalam operasi tersebut.
“Yang menerima tamu itu karyawan saya. Saya tidak tahu kalau dia lurah,” kata pemilik penginapan.
Hingga kini, belum ada penjelasan rinci dari pihak Satpol PP terkait hasil pemeriksaan terhadap keduanya. Hafid, saat dikonfirmasi wartawan, mengaku masih berada di lapangan untuk penanganan lain.
“Sebentar saya hubungi, karena sementara menuju Desa Teaweang untuk penanganan ODGJ,” ujar Hafid singkat.










