Warga Padangalla Maros Desak PLN Bertindak, Listrik Tak Stabil Sebabkan Kerusakan Massal Peralatan Elektronik

Jejakterkini.online | MAROS – Keluhan masyarakat terkait buruknya kualitas layanan listrik di Lingkungan Padangalla, Kelurahan Hasanuddin, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, kian memuncak. Warga mendesak PT PLN (Persero) segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi fluktuasi tegangan listrik yang telah berlangsung selama berbulan-bulan dan menyebabkan kerusakan pada berbagai peralatan elektronik rumah tangga milik warga.

 

Menurut sejumlah warga, kondisi listrik yang tidak stabil sudah terjadi dalam waktu yang cukup lama. Tegangan listrik disebut kerap mengalami naik-turun secara drastis, terutama pada jam-jam tertentu. Akibatnya, berbagai perangkat elektronik yang digunakan masyarakat mengalami kerusakan, mulai dari mesin cuci, kulkas, televisi, kipas angin, hingga perangkat elektronik lainnya.

 

Kondisi tersebut menimbulkan keresahan di tengah masyarakat karena selain mengganggu aktivitas sehari-hari, juga menyebabkan kerugian ekonomi yang tidak sedikit. Banyak warga mengaku harus mengeluarkan biaya tambahan untuk memperbaiki maupun mengganti peralatan elektronik yang rusak akibat gangguan listrik tersebut.

 

Keluhan masyarakat sebenarnya telah disampaikan secara resmi kepada pihak PLN. Pengurus RW setempat diketahui telah mengajukan laporan dan pengaduan kepada Kantor PLN Maros agar segera dilakukan pemeriksaan dan perbaikan terhadap jaringan listrik yang diduga menjadi sumber permasalahan.

 

Namun hingga saat ini, warga menilai belum ada penyelesaian yang memberikan dampak signifikan terhadap perbaikan kualitas pasokan listrik di wilayah mereka. Fluktuasi tegangan masih sering terjadi dan dikhawatirkan akan terus menimbulkan kerugian yang lebih besar apabila tidak segera ditangani secara serius.

 

“Kami sudah lelah hanya menerima janji. Laporan resmi melalui jalur administratif sudah kami tempuh, namun respons PLN terkesan lamban dan hanya formalitas. Kami mendesak PLN untuk berhenti mengabaikan hak-hak pelanggan dan segera melakukan perbaikan total pada gardu serta infrastruktur jaringan yang bermasalah,” ujar salah satu perwakilan warga.

 

Warga menilai bahwa sebagai perusahaan penyedia layanan kelistrikan, PLN memiliki tanggung jawab penuh untuk memastikan kualitas pasokan listrik tetap stabil dan aman digunakan oleh pelanggan. Oleh karena itu, masyarakat berharap PLN tidak hanya melakukan pengecekan sementara, tetapi juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi jaringan distribusi listrik yang melayani kawasan Padangalla.

 

Selain itu, warga meminta adanya transparansi dari pihak PLN terkait penyebab utama terjadinya gangguan tegangan listrik tersebut. Masyarakat menilai keterbukaan informasi sangat penting agar pelanggan mengetahui langkah-langkah yang sedang dilakukan perusahaan dalam menyelesaikan masalah yang terjadi.

 

Tokoh masyarakat setempat turut menyuarakan keprihatinan atas kondisi tersebut. Mereka mengingatkan PLN Maros maupun PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat agar tidak meremehkan persoalan yang tengah dihadapi masyarakat.

 

Menurut mereka, stabilitas pasokan listrik merupakan kebutuhan dasar yang sangat vital bagi kehidupan masyarakat modern. Gangguan yang terjadi secara terus-menerus tidak hanya merugikan rumah tangga, tetapi juga berpotensi mengganggu aktivitas usaha kecil dan produktivitas warga yang bergantung pada penggunaan perangkat elektronik.

 

“Listrik bukan sekadar layanan biasa, tetapi kebutuhan pokok masyarakat saat ini. Karena itu, PLN harus hadir memberikan pelayanan terbaik dan bertanggung jawab atas setiap gangguan yang menimbulkan kerugian bagi pelanggan,” ujar salah seorang tokoh masyarakat.

 

Masyarakat juga meminta PLN memberikan penjelasan mengenai mekanisme pengaduan dan pertanggungjawaban apabila terbukti kerusakan peralatan elektronik warga disebabkan oleh ketidakstabilan tegangan listrik dari jaringan yang dikelola perusahaan.

 

Sejumlah warga berharap pihak PLN segera menerjunkan tim teknis yang kompeten untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap gardu distribusi, jaringan kabel, sambungan rumah, serta komponen lain yang berpotensi menjadi penyebab utama fluktuasi tegangan listrik di wilayah tersebut.

 

Hingga kini, tuntutan masyarakat tetap sama, yakni adanya tindakan nyata berupa perbaikan permanen terhadap jaringan listrik yang bermasalah. Warga menegaskan tidak ingin lagi hanya menerima janji tanpa kepastian penyelesaian.

 

Apabila dalam waktu dekat tidak ada langkah konkret dari pihak PLN, masyarakat menyatakan akan mempertimbangkan berbagai upaya lanjutan guna memperjuangkan hak-hak mereka sebagai pelanggan. Langkah tersebut dilakukan agar kualitas pelayanan listrik dapat segera dipulihkan dan kejadian serupa tidak terus berulang di masa mendatang.

 

Warga Padangalla berharap PLN dapat menjadikan keluhan ini sebagai perhatian serius dan segera menghadirkan solusi yang efektif. Dengan demikian, masyarakat dapat kembali menikmati layanan listrik yang stabil, aman, dan sesuai dengan standar pelayanan yang seharusnya diberikan kepada seluruh pelanggan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *