Zakia Asrifah Ramly, Ilmuwan Asal Jeneponto Perkenalkan Inovasi Garam Pada Kongres Ilmuwan Muda Indonesia di Surakarta, Jawa Tengah

Berita12 Views

Jejakterkini.Online Ilmuwan muda asal Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Zakia Asrifah Ramly turut ambil bagian sebagai presenter dalam Kongres Ilmuwan Muda Indonesia yang diselenggarakan oleh Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) di Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta, Jawa Tengah.

Pada forum ilmiah nasional tersebut, Zakia mempresentasikan gagasan bertajuk “GeoSalt Tech: Optimalisasi Produksi Garam Tradisional menggunakan TUFO”

Gagasan yang dipresentasikan berangkat dari besarnya potensi garam di Kabupaten Jeneponto sebagai salah satu daerah penghasil garam di Sulawesi Selatan. Meskipun memiliki sumber daya yang melimpah, produktivitas dan kualitas garam masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari faktor cuaca, teknologi produksi yang masih sederhana, hingga rendahnya nilai tambah produk.

Melalui presentasinya, Zakia menawarkan pemanfaatan teknologi sebagai solusi untuk mengoptimalkan proses produksi garam, sehingga mampu meningkatkan kualitas, kuantitas, dan daya saing garam lokal.

 

Inovasi tersebut diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan petambak garam sekaligus mendukung penguatan sektor ekonomi berbasis potensi daerah.

Menurut Zakia, pengembangan garam tidak hanya berorientasi pada peningkatan hasil produksi, tetapi juga perlu diarahkan pada penerapan teknologi yang mampu menghasilkan produk dengan kualitas lebih baik dan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Dengan demikian, garam Jeneponto memiliki peluang lebih besar untuk bersaing di pasar nasional.

Keikutsertaan Zakia dalam Kongres Ilmuwan Muda Indonesia menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi unggulan Jeneponto kepada para ilmuwan muda, akademisi, peneliti, serta pemangku kepentingan dari berbagai daerah di Indonesia. Forum ilmiah ini juga menjadi wadah bertukar gagasan dan membangun kolaborasi dalam menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui partisipasi tersebut, Zakia berharap potensi garam Jeneponto semakin mendapat perhatian sebagai komoditas strategis yang dapat dikembangkan melalui pendekatan sains dan teknologi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *