jejakterkini.online – Manajemen PSM Makassar kembali mengaktifkan Akademi PSM di Makassar. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan dan regenerasi pemain muda.
Manajer PSM Makassar Muhammad Nur Fajrin mengatakan, Akademi PSM sebelumnya berpusat di Mamuju. Kini, akademi kembali dikembangkan di Makassar sebagai bagian dari program pembinaan jangka panjang.Selama dua tahun terakhir, manajemen PSM memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan akademi. Manajemen juga menunjuk Akbar Rasyid sebagai Direktur Akademi PSM Makassar.
Fajrin mengatakan, proses penjaringan talenta dilakukan melalui talent scouting di 11 kabupaten dan kota di Pulau Sulawesi. Dari proses tersebut, sebanyak 1.467 anak telah terdata.
Dari jumlah tersebut, sekitar 150 talenta terpilih untuk mengikuti program pembinaan. Mereka akan dibina dalam kelompok usia 16, 18, dan 20 tahun.Program pembinaan Akademi PSM berlangsung selama satu tahun dengan evaluasi berkelanjutan. Program tersebut melibatkan sejumlah mantan pemain dan pelatih PSM.
Mereka di antaranya Akbar Rasyid, Syamsul Chaeruddin, Ronald Fagundez, Budiman Buswir, Tamsil, dan Wasiat. Para pelatih tersebut menangani proses pembinaan pemain berdasarkan kelompok usia.







