jejakterkini.online – Kasus dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis di Berastagi, Kabupaten Karo kembali jadi sorotan.
Salah satu siswi korban, Feby br Purba, dilaporkan mengalami gejala hilang ingatan.
Dalam unggahan dr. Ferry Kusmalingga, ayah Feby menyebut hasil pemeriksaan di RS Adam Malik Medan menemukan dugaan racun jamur di bagian saraf/kepala anaknya.
Sebelumnya hasil lab juga temukan Bacillus cereus di nasi, Staphylococcus aureus di ikan dan saus, serta E. coli di melon. Salmonella tidak ditemukan.
Dokter Ferry mengingatkan, keracunan massal bisa disebabkan banyak hal. Virus, bakteri lain, toksin, pestisida, hingga logam masih harus diperiksa lebih lanjut.
Yang paling bikin sedih, gejala Feby tidak berhenti di mual dan muntah. Tapi berlanjut sampai gangguan ingatan.
Dan sampai sekarang publik masih bertanya: siapa yang akan jamin biaya pengobatan dan pemulihan anak-anak yang terdampak?







