jejakterkini.online – Seorang remaja, Muhammad Raja Al Islami (17), ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Maros, tepatnya di bawah jembatan tua di samping Polres Maros, Minggu, 6 September 2026.Raja dilaporkan tenggelam saat mandi-mandi bersama empat orang temannya di sungai tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Maros, Towadeng mengatakan, sebelum kejadian, korban bersama teman-temannya terlebih dahulu joging pada Minggu pagi. Setelah joging, mereka menuju Sungai Maros untuk mandi-mandi.
Teman korban sempat berusaha memberikan pertolongan ketika Raja mulai tenggelam. Namun, pada saat bersamaan sebuah perahu melintas dan menimbulkan hempasan gelombang sehingga teman korban terlepas.Kemudian temannya berusaha naik untuk menyampaikan kepada warga,” jelasnya.Menurut Towadeng, kejadian tersebut diperkirakan berlangsung sekitar pukul 08.00 Wita atau sekitar satu jam sebelum laporan diterima BPBD Maros.Setelah menerima laporan, BPBD Maros langsung menuju lokasi dan mengerahkan satu unit perahu bermesin untuk melakukan pencarian. Pencarian melibatkan tim SAR gabungan dari BPBD, Damkar, SAR Maros, keluarga korban, serta masyarakat sekitar.Tim melakukan penyisiran hingga penyelaman di dasar sungai untuk menemukan korban. Setelah sekitar tiga jam dilakukan pencarian, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 11.10 Wita dalam kondisi meninggal dunia.Salah seorang teman korban, Adnan mengatakan,korban terseret ombak saat perahu melintas. “Saat terseret, korban meminta tolong. Farel dan Hilal kembali berenang untuk menyelamatkan Raja,” bebernya.Namun, upaya penyelamatan tersebut tidak berjalan lancar. Adnan mengatakan, terjadi aksi tarik-menarik ketika Raja panik saat berusaha diselamatkan.“Kondisi tersebut membuat korban akhirnya terlepas dan tenggelam ke dasar sungai,” tutupnya.







