jejakterkini.online – 1. Kasus Korupsi PT Timah.
Febrie Adriansyah memimpin penyidikan kasus korupsi Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah pada 2024.
Kasus tersebut menyebabkan kerusakan lingkungan dengan nilai kerugian yang mencapai Rp271 triliun.
Ketika menangani kasus korupsi PT Timah, Febrie pernah diduga dikuntit oleh anggota Densus 88 Antiteror Polri.
2. Kasus Korupsi Pertamina.
Febrie Adriansyah memimpin penyidikan kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina pada 2018 – 2023.
Kerugian negara pada kasus ini mencapai Rp193,7 triliun
3. Kasus Korupsi PT Asabri.
Febrie Ardiansyah menjabat sebagai jaksa pemimpin operasi lapangan yang melacak barang bukti aliran dana dan modus operandi terpidana.
Terjadi pada 2012 – 2019, kasus korupsi Asabri mengakibatkan kerugian negara mencapai Rp22,78 triliun.
4. Kasus Korupsi Asuransi Jiwasraya.
Febrie Ardiansyah juga menjadi jaksa pemimpin operasi lapangan yang menggeledah puluhan kantor sekuritas dan menyita barang bukti aset mewah terpidana.
Korupsi PT Asuransi Jiwasraya pada 2008 – 2018 lalu menyebabkan kerugian negara Rp16,81 triliun.
5. Kasus Korupsi Minyak Sawit Mentah.
Febrie Ardiansyah memimpin kasus ekspor minyak sawit mentah (CPO) yang sempat membuat kelangkaan minyak goreng pada tahun 2022.
Kasus ini menyebabkan kerugian negara hingga Rp11,88 triliun, dan kerugian ekonomi akibat kelangkaan minyak goreng sekitar Rp12,3 triliun.
6. Kasus Korupsi Pesawat Garuda
Febrie Ardiansyah memimpin penyidikan kasus korupsi pengadaan pesawat ATR 72-600 di PT Garuda Indonesia tahun 2021-2022.
Ditemukan kerugian negara sebesar Rp8,8 triliun akibat kasus korupsi ini.
7. Kasus Korupsi Impor Besi Dan Baja.
Febrie Ardiansyah Memimpin operasi lapangan dan menggeledah kantor-kantor perusahaan importir besi dan baja swasta terkait pada 2021. Kasus ini menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 1,06 triliun.







