Disiplin Dimulai dari Diri Sendiri, Sipropam Polresta Gowa Gelar Gaktiblin Wujudkan Personel Presisi Berintegritas

Berita13 Views

jejakterkini.online – Kedisiplinan merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Berangkat dari komitmen tersebut, seusai pelaksanaan apel pagi, Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polresta Gowa menggelar kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktiblin) bagi seluruh personel, bertempat di lapangan Apel Griya Bhayangkara Polresta Gowa, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasipropam Polresta Gowa, AKP Suhardi, S.H.I., ini menjadi pengingat bahwa profesionalisme seorang anggota Polri tidak hanya tercermin saat bertugas di tengah masyarakat, tetapi juga dimulai dari kepatuhan terhadap aturan yang berlaku di lingkungan internal.

Satu per satu personel menjalani pemeriksaan, mulai dari kelengkapan administrasi seperti Kartu Tanda Anggota (KTA), KTP, SIM, hingga surat-surat kendaraan bermotor. Tak hanya itu, sikap tampang, kerapian seragam dinas, potongan rambut, dan penampilan personel juga diperiksa untuk memastikan seluruh anggota senantiasa tampil rapi, siap, dan mencerminkan jati diri insan Bhayangkara.

AKP Suhardi menegaskan bahwa Gaktiblin bukan sekadar kegiatan pemeriksaan rutin, melainkan bagian dari upaya membangun budaya disiplin yang melekat dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Disiplin adalah harga diri seorang anggota Polri. Ketika kita mampu menegakkan aturan terhadap diri sendiri, maka kita akan lebih siap memberikan pelayanan yang profesional, humanis, dan berintegritas kepada masyarakat. Tidak ada ruang bagi pelanggaran disiplin maupun kode etik di lingkungan Polresta Gowa,” tegasnya.

Ia menambahkan, pengawasan internal akan terus dilakukan secara berkesinambungan sebagai bentuk komitmen Polresta Gowa dalam menciptakan personel yang bersih, bertanggung jawab, dan mampu menjadi teladan, baik di lingkungan kedinasan maupun di tengah kehidupan bermasyarakat.

Melalui kegiatan Gaktiblin ini, Polresta Gowa menegaskan bahwa transformasi Polri yang Presisi harus diawali dari kedisiplinan setiap personel. Sebab, kepercayaan publik tidak dibangun dengan kata-kata, melainkan melalui sikap, keteladanan, dan konsistensi dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *