40 PERSEN PETANI DI PINRANG DISEBUT GAGAL PANEN SEPANJANG 2026

Berita9 Views

jejakterkini.online – Anggota Komisi B DPRD Sulawesi Selatan, Syukur, mengungkapkan sekitar 40 persen petani di Kabupaten Pinrang mengalami gagal panen sepanjang 2026. Kondisi tersebut disebut berkaitan dengan kekeringan dan keterbatasan akses air untuk lahan pertanian.

 

Dalam rapat pembahasan APBD Perubahan 2026 bersama Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHBun) Sulsel, Syukur menyebut sekitar 6.000 hektare lahan di Pinrang belum terjangkau jaringan irigasi dan sebagian masih bergantung pada curah hujan. Sekitar lima kecamatan juga disebut terdampak gagal panen.

 

Ia meminta bantuan pemerintah disesuaikan dengan kondisi setiap wilayah, termasuk pembangunan sumur bor dan penyaluran alat dan mesin pertanian (alsintan). Selain kekeringan, sejumlah petani juga mengalami kerugian akibat kebakaran lahan yang merusak tanaman seperti kakao dan durian.

 

Syukur berharap pembahasan APBD Perubahan 2026 dapat lebih mengakomodasi kebutuhan petani yang terdampak kekeringan, gagal panen, dan kebakaran lahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *