Kasus Ampe Belum Reda, Dugaan Pungli Rp20 Juta Kembali Guncang Lapas Sungguminasa

Berita6 Views

jejakterkini.online – Persoalan di Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa kembali menjadi sorotan. Setelah sebelumnya mencuat polemik dugaan penggunaan handphone oleh warga binaan bernama Ampe alias Makmur saat menjalani penempatan di sel merah, kini muncul informasi mengenai dugaan pungutan liar (pungli) senilai Rp20 juta yang diduga melibatkan oknum petugas Kamtib berinisial AS.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun Matanusantara.co.id, AS diduga meminta uang Rp20 juta kepada warga binaan berinisial DN dengan janji akan mengembalikan handphone yang sebelumnya diamankan petugas dalam kegiatan inspeksi mendadak (sidak).

 

Informasi tersebut disampaikan sumber internal Lapas Narkotika Sungguminasa yang meminta identitasnya dirahasiakan kepada redaksi, Selasa (6/10/2026).

 

“Dengar tidak info soal oknum petugas Kamtib yang diduga pungli terhadap napi yang ditemukan HP-nya pada saat sidak baru-baru ini,” kata sumber dengan tegas.

 

Ketika ditelusuri lebih jauh, sumber menyebut uang yang diduga diminta mencapai Rp20 juta. Uang tersebut disebut berkaitan dengan janji pengembalian handphone milik DN.

 

“Tidak main-main angkanya Rp20 juta, dengan janji dikembalikan HP-nya ini napi (DN),” ungkapnya.

 

Namun, sumber menyebut handphone tersebut diduga belum dikembalikan meski uang yang disebut sebesar Rp20 juta telah diberikan.

 

“Informasi beredar, HP-nya ini napi (DN) tidak dikasih oleh petugas, padahal napi ini sudah menjalani sanksi sel merah,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *