jejakterkini.online – BEM Fakultas Bersatu menyampaikan pernyataan sikap terkait dugaan penunggangan gerakan mahasiswa oleh kepentingan politik praktis dalam sebuah konferensi pers.
Dalam pernyataannya, BEM Fakultas Bersatu menyoroti keterlibatan salah satu pimpinan aksi, Tiyo Ardianto, yang diduga memiliki kedekatan dengan jaringan politik tertentu.
Sorotan juga tertuju pada kendaraan yang digunakan dalam aksi tersebut. BEM menyebut mobil Fortuner yang dipakai Tiyo tercatat atas nama Siti Nuraini, yang disebut merupakan adik dari Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso.
Pernyataan ini turut dikaitkan dengan sejumlah dugaan jejaring dan kehadiran beberapa tokoh dalam forum diskusi nasional kebangsaan yang disebut akan digelar di Bandung pada 18 Juni 2026.
BEM Fakultas Bersatu menegaskan gerakan mahasiswa harus tetap independen dan berpihak pada rakyat, bukan menjadi alat kepentingan politik tertentu.






