jejakterkini.online – Pembukaan Kejuaraan Kapolres Gowa Cup berlangsung meriah dengan nuansa budaya khas Kabupaten Gowa yang kental.
Kapolres Gowa bersama sang istri dan rombongan memasuki arena pertandingan dengan menunggang kuda menuju lapangan tempat pembukaan turnamen digelar.
Kedatangan rombongan disambut atraksi budaya berupa gendang Angngaru, yang merupakan tradisi penghormatan masyarakat Gowa, serta pertunjukan Paraga, permainan tradisional masyarakat Sulawesi Selatan yang memadukan keterampilan dan seni mengolah bola.
Kejuaraan sepak bola usia dini tersebut terselenggara berkat dukungan penuh dari PSSI Kabupaten Gowa, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), serta panitia pelaksana yang melibatkan pemuda Kabupaten Gowa.
Kapolres Gowa mengatakan, pelaksanaan turnamen berjalan lancar dan menjadi salah satu upaya pembinaan sepak bola usia dini di daerah berjuluk Butta Bersejarah itu.
“Alhamdulillah, dengan dukungan penuh dari PSSI Kabupaten Gowa, Dispora, dan seluruh panitia, kegiatan Kejuaraan Kapolres Cup hari ini bisa terlaksana dan berjalan dengan lancar tanpa hambatan,” ujarnya.
Turnamen tersebut mempertandingkan dua kategori usia, yakni kelompok umur 10 tahun dan 12 tahun yang diikuti Sekolah Sepak Bola (SSB) dari berbagai wilayah di Kabupaten Gowa.
Menurut Kapolres, kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga membuka peluang bagi para peserta untuk memperoleh prestasi yang dapat mendukung pendidikan mereka.
Peserta yang berhasil meraih juara akan mendapatkan piagam penghargaan yang ditandatangani Ketua PSSI Kabupaten Gowa dan Kepala Dispora Kabupaten Gowa.
“InsyaAllah piagam tersebut dapat berguna bagi anak-anak yang akan mendaftar sekolah melalui jalur prestasi, apalagi saat ini bulan Juni dan Juli merupakan masa penerimaan peserta didik baru,” jelasnya.













