Workshop Hari Ke-2, Guru Jangan Menduakan Jabatannya Sebagai Guru PGRI, Pengabdian Dan Loyalitas Yang Diutamakan

Jejakterkini.Online Gowa, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Gowa menggelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (PTK) selama dua hari, Kamis–Jumat, 9–10 Juli 2026. Kegiatan yang dipusatkan di SMP PGRI Sungguminasa ini diikuti oleh kepala sekolah dan guru dari seluruh sekolah PGRI se-Kabupaten Gowa.

Ketua PGRI Kabupaten Gowa, Drs H.Sappe Mangngiring, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan bahwa workshop ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan sejak dirinya memimpin PGRI Gowa.

Ia menegaskan bahwa sejak dilantik, fokus utamanya adalah membangun dan memajukan sekolah-sekolah PGRI di Kabupaten Gowa,

Menurutnya, sekolah PGRI harus menjadi ladang amal jariyah, bukan sekadar tempat mencari keuntungan.

“Kita adalah pendidik. Hadirkan 80 persen jiwa pendidik dalam diri kita. Didiklah siswa-siswi kita dengan baik agar menjadi generasi yang unggul,” ujar H.Sappe

Ia juga mendorong setiap kepala sekolah agar memiliki inovasi dan kreativitas sehingga sekolah PGRI semakin diminati masyarakat. Salah satu target yang ingin dicapai adalah menghasilkan lulusan yang mampu menguasai bahasa Inggris dan bahasa Arab.

Selain itu, Sappe juga mengungkapkan rencana menggelar lomba catur bagi guru-guru PGRI se-Kabupaten Gowa pada bulan Agustus mendatang sebagai bagian dari upaya membangun kebersamaan.

Kita harus berusaha menjadikan sekolah-sekolah PGRI di Gowa sebagai sekolah terbaik. Ini harus menjadi pemikiran kita bersama ke depan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP PGRI Sungguminasa Gowa, Hj. Ramlatih, S.Pd menyampaikan bahwa PGRI Gowa harus bangkit kembali. Ia mengingatkan bahwa pada tahun-tahun sebelumnya sekolah-sekolah PGRI pernah memiliki jumlah siswa mencapai 500 hingga 600 orang, sedangkan saat ini rata-rata hanya sekitar seratusan siswa saja, ini menjadi pekerjaan rumah terbesar buat saya ungkap Ramlatih

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan bersama yang harus dijawab melalui peningkatan kualitas pendidikan dan penerapan tata tertib sekolah secara konsisten.

Lebih lanjut Ramlatih menekankan pentingnya peningkatan kompetensi kepala sekolah dan guru serta menanamkan rasa cinta terhadap PGRI.

Ia juga mengingatkan agar guru selalu tampil menarik, memasuki ruang kelas dengan semangat dan hati yang gembira sehingga suasana belajar menjadi menyenangkan bagi peserta didik.

Selain itu, ia berharap para guru dapat fokus mengabdikan diri di sekolah-sekolah PGRI dan tidak menduakan tugas mengajar di sekolah lain.

Hj.Rahmatih, S.Pd yang didampingi Ketua Panitia Workshop, H.Nurdin Palalang, S.Pd mengaku bersyukur atas kepercayaan menjadikan sekolahnya sebagai tuan rumah kegiatan tersebut.

Menurutnya, workshop ini merupakan kegiatan perdana yang diselenggarakan PGRI Gowa dan diharapkan dapat berlanjut secara berkesinambungan sehingga memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kompetensi kepala sekolah dan guru-guru PGRI di Kabupaten Gowa.

Telah hadir dalam workshop peningkatan kompetensi guru PGRI se kabupaten Gowa, antara lain Ketua YPLP PGRI Gowa, DR.Hj.Ulfa Tenri Batari, M.Pd, Kabid Pendidikan Dasar Gowa, H.Zaenal, Ketua PGRI Gowa, Drs.H.Sappe Mangngiring, M.Pd serta para kepsek dan guru PGRI se Kabupaten Gowa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *