jejakterkini.online – Brankas berisi dokumen penting serta tumpukan uang tunai dolar AS dan dolar Singapura ditemukan oleh pihak kepolisian saat menggeledah Cafe de’CLAN Signature di kawasan Cipete, Cilandak, Jakarta Selatan pada Rabu, 8 Juli 2026. Penggeledahan ini memicu sorotan publik karena kafe tersebut diduga memiliki keterkaitan dengan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mengedepankan asas praduga tak bersalah dan Febrie Adriansyah sendiri belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan kepemilikan tersebut.
Berikut adalah poin-poin penting terkait perkembangan kasus ini:
1. Detail Penemuan Barang Bukti
Lokasi Tersembunyi: Brankas raksasa setinggi dua meter tersebut ditemukan terselubung di balik sebuah lemari pakaian atau etalase di lantai dua kafe.
Isi Brankas: Selain dokumen penting, di dalam brankas tersimpan tumpukan mata uang asing berupa Dolar Amerika Serikat (USD) dan Dolar Singapura (SGD).
Nilai Fantastis: Berdasarkan keterangan awal pihak berwenang, total nilai uang yang disita dari kafe tersebut diperkirakan mencapai kisaran Rp60 miliar hingga Rp67 miliar setelah dikonversi. Pihak kepolisian juga menyita sekitar Rp7 miliar dari sebuah money changer terdekat yang ikut digeledah.
2. Aparat yang Melakukan Penggeledahan
Operasi besar-besaran ini merupakan bentuk joint investigation (investigasi bersama) yang dipimpin oleh tim gabungan:
Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri
Diektorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya
Proses penggeledahan ini mendapatkan pengawalan super ketat dari personel Brigade Mobil (Brimob) bersenjata lengkap.
3. Kasus Hukum yang Melatarbelakangi
Menurut laporan dari Tempo.co dan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, penggeledahan dilakukan serentak di 8 lokasi berbeda. Operasi ini berkaitan dengan penyidikan tindak pidana korupsi, gratifikasi, suap, serta Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) pada tiga perkara besar:
1. Kasus korupsi pasokan batu bara PLN yang sempat menyebabkan pemadaman listrik (blackout).
2. Perkara korupsi di PT Asabri.
3. Kasus korupsi di PT Krakatau Steel.
Status Keterlibatan Jampidsus
Meskipun nama Cafe de’CLAN Signature santer dikaitkan dengan nama Jampidsus Febrie Adriansyah dalam berbagai pemberitaan media , status hukum dan kepemilikan aset secara valid masih terus didalami oleh penyidik. Polisi belum menetapkan tersangka secara spesifik dari kluster penggeledahan kafe ini dan masih terus melakukan penghitungan resmi serta verifikasi dokumen.







