Praktik Culas Penimbunan Biosolar di SPBU Tanete Lama Gowa: Jerigen dan Mobil Modifikasi Bebas Beraksi

Berita12 Views

jejakterkini.online – Praktik penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Biosolar kembali mencoreng Kabupaten Gowa. Kali ini, SPBU Tanete Lama yang berlokasi di Desa Bonto Sunggu, Kecamatan Bajeng, menjadi sorotan tajam masyarakat akibat dugaan kuat melayani aksi penimbunan solar menggunakan jerigen dan kendaraan modifikasi atau yang dikenal sebagai “mobil siluman”.

Berdasarkan investigasi dan pantauan warga di lapangan pada selasa 11 Agustus 2026, aktivitas mencurigakan ini tidak dilakukan oleh masyarakat setempat yang berhak, melainkan oleh pihak luar. Beberapa di antaranya bahkan teridentifikasi berasal dari Kabupaten Takalar.

“Yang isi itu bukan orang sini. Ada dari Takalar juga. Bawa jerigen 30 liter sekali isi. Katanya ada kerjasama sama operator dan pengawas. Petani asli malah dipersulit pakai barcode,” ungkap salah seorang narasumber warga Desa Bonto Sunggu yang enggan disebutkan namanya.

Warga menduga kuat bahwa solar bersubsidi yang seharusnya menjadi hak mutlak petani dan nelayan lokal di Gowa justru ditampung dalam skala besar untuk diperjualbelikan kembali demi meraup keuntungan pribadi.

Dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar. Antrean panjang kendaraan di SPBU kerap terjadi setiap pagi, sementara kuota BBM subsidi cepat habis sebelum warga yang benar-benar membutuhkan seperti petani untuk traktor sawah mendapatkan bagian.

“Kami minta aparat cek. Kalau memang untuk pertanian kenapa pakai jerigen? Itu jelas dijual lagi. Pengawasnya ke mana? Operatornya kenapa dilayani terus,” keluh warga lainnya dengan nada geram.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *