Bareskrim Polri Penggerebek Kasino Mewah di Batam, 197 Orang Diamankan Beserta Uang Rp7,79 Miliar

Berita5 Views

jejakterkini.online – Bareskrim Polri bekerja sama dengan Polda Kepulauan Riau dan Polresta Barelang melakukan penggerebekan besar-besaran terhadap dugaan praktik perjudian jenis kasino di kawasan ruko Nagoya, Batam, pada Sabtu (15/8/2026) malam pukul 21.30 WIB.

Penggerebekan ini dilakukan setelah tim kepolisian mengintai dan melakukan penyelidikan mendalam selama dua hingga tiga bulan berdasarkan aduan masyarakat dan informasi media setempat.

Ratusan Orang Diamankan dari Lokasi

Dalam penggerebekan tersebut, sebanyak 197 orang berhasil diamankan dan langsung menjalani pemeriksaan ketat. Petugas masih merincikan peran dari masing-masing individu, yang meliputi:

Penyelenggara & Pengelola: 1 pemilik (inisial A), 2 manajer, 5 kasir, 1 pengawas, 25 penukar chip, 65 dealer/bandar, dan 2 staf pemasaran.

Pemain: 96 orang, terdiri dari 86 WNI dan 10 WNA (7 warga negara China, 2 warga negara Singapura, serta 1 warga negara Malaysia).

Barang Bukti Fantastis Senilai Milyaran Rupiah

Petugas mengamankan uang tunai senilai Rp7,297 miliar dari tiga brankas dan uang penukaran chip sebesar Rp500 juta, sehingga total barang bukti uang tunai mencapai Rp7,79 miliar.

Selain uang tunai dan tumpukan chip permainan, puluhan sarana judi turut disita, di antaranya 16 mesin piala, 54 mesin skater, 20 mesin mahjong, 1 mesin dadu, dan 14 mesin tembak ikan.

Wabareskrim Polri Irjen Pol Nunung Syaifuddin menegaskan perkara ini ditangani Bareskrim Polri dan para pelaku utama akan dibawa ke Jakarta. Para tersangka dijerat pasal tindak pidana perjudian dan TPPU KUHP terbaru dengan ancaman pidana hingga 15 tahun penjara.

“Kalau tidak segera tutup, akan saya sikat,” tegas Irjen Pol Nunung memberi peringatan keras bagi pengelola perjudian di Batam. (BE-OR017)

Bagaimana pendapat kalian tentang ketegasan aparat dalam memberantas kasino ilegal ini? Tulis di kolom komentar!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *