Jejakterkini.online – Warga Kompleks Griya Antang Harapan, Kota Makassar, menyampaikan kekecewaan terkait pemadaman listrik yang terjadi secara tiba-tiba pada malam hari. Pemadaman yang berlangsung mulai pukul 21.00 WITA tersebut membuat sejumlah aktivitas warga terganggu, hingga listrik kembali menyala sekitar pukul 22.21 WITA.
Pemadaman tersebut tidak hanya dirasakan oleh warga di kawasan Griya Antang Harapan, tetapi juga berdampak pada sejumlah wilayah lain di Kota Makassar, termasuk Kecamatan Rappocini dan Manggala.
Sejumlah warga mengaku terkejut dengan terjadinya pemadaman karena tidak mendapatkan informasi atau pemberitahuan sebelumnya dari pihak terkait. Kondisi tersebut membuat aktivitas masyarakat yang masih berlangsung pada malam hari menjadi terganggu, mulai dari pekerjaan rumah tangga, aktivitas belajar anak-anak, hingga kebutuhan penggunaan perangkat elektronik.
Salah seorang warga Griya Antang Harapan
Bapak Aswar Rustam menyampaikan rasa kecewanya karena pemadaman listrik terjadi secara mendadak tanpa adanya pemberitahuan resmi.
“Kami kecewa karena listrik tiba-tiba mati. Kalau memang ada perbaikan atau gangguan, seharusnya masyarakat diberikan informasi terlebih dahulu agar bisa melakukan persiapan,” ujar warga.
Menurut warga, listrik saat ini sudah menjadi kebutuhan utama masyarakat, sehingga gangguan pelayanan seperti pemadaman mendadak perlu mendapat perhatian serius. Apalagi, banyak aktivitas warga yang bergantung pada ketersediaan listrik, termasuk pekerjaan, usaha kecil, hingga kebutuhan pendidikan.
Selain menyampaikan keluhan kepada pihak PLN, warga juga mempertanyakan peran anggota DPRD Sulawesi Selatan dalam mengawal persoalan pelayanan publik, khususnya terkait kelistrikan yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.
Warga berharap para wakil rakyat dapat ikut menyuarakan aspirasi masyarakat dan mendorong adanya evaluasi terhadap sistem pelayanan listrik di Kota Makassar, sehingga kejadian serupa tidak terus berulang.
“Kami berharap PLN bisa meningkatkan pelayanan dan DPRD juga ikut memperhatikan keluhan masyarakat. Jangan hanya ketika ada masalah besar, tetapi persoalan sehari-hari seperti listrik juga harus menjadi perhatian,” kata warga.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait penyebab pemadaman listrik tersebut dari pihak PLN. Masyarakat berharap ke depan apabila terjadi gangguan jaringan maupun pemeliharaan, informasi dapat disampaikan lebih cepat dan transparan kepada pelanggan.
Warga juga meminta agar kualitas pelayanan kelistrikan di wilayah Makassar, khususnya kawasan Antang, Rappocini, dan Manggala, terus ditingkatkan agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan nyaman tanpa terganggu pemadaman mendadak












