GCW Akan Laporkan Dugaan Penyimpangan Dana BOS Madrasah beberapa MTsN dan MAN di Sulawesi Selatan

Berita7 Views

jejakterkini.online – Global Corruption Watch (GCW) dalam waktu dekat ini akan segera melaporkan dugaan penyimpangan dan indikasi korupsi pengelolaan anggaran Dana BOS Madrasah pada Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) dalam lingkup kementerian Agama Sulawesi Selatan.

 

Hal ini dibenarkan oleh Arfa nuru bicara GCW. Ia mengatakan anggaran dana BOS Madrasah pada MTsN dan MAN tersebut tahun 2024, 2025 dan 2026 sementara perampungan pengumpulan bahan keterangan ( pulbaket) tim GCW yang selanjutnya akan dirilis surat laporan pengaduan ke Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan atau Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan guna proses penelusuran dugaan penyimpangan Dana BOS Madrasah dibeberapa satuan Pendidikan MTsN dan MAN di Sulawesi Selatan.

 

Arfa menjelaskan bahwa berdasarkan petunjuk teknis BOS Madrasah tahun 2026 menerangkan komponen penggunaan dana bos pada Madrasah baik negeri maupun swasta. Begitupula jumlah Dana BOS yang diterima setiap satuan pendidikan MTsN dan MAN berdasarkan jumlah murid yang terdaftar pada EMIS (Education Management Information System) adalah sistem pendataan dan manajemen data pendidikan resmi yang dikelola oleh Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia.

 

Juru bicara GCW memaparkan, bahwa juknis BOS Madrasah seharusnya menjadi dasar pelaksanaan dan pengelolaan Dana BOS Madrasah oleh Kepala Madrasah dan Bendahara pada setiap satuan Pendidikan lingkup Kementerian Agama agar tepat sasaran dan berdaya guna.

Ini penting sebagai rujukan agar tidak terjadi penyimpangan dan perbuatan melawan hukum.

 

Disisi lain, Jubir GCW juga mengungkapkan bahwa bentuk penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) madrasah oleh kepala madrasah adalah berbagai tindakan melawan hukum dan aturan penggunaan anggaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *