jejakterkini.online – Penanganganan dalam penumpasan penyalahgunaan narkoba diwilayah hukum mapolres takalar kembali menuai soritan dari berbagai pihak dan kalangan masyarakat, salah satunya dari kalangan mahasiswa dan pemuda.
Pasalnya terdapat dugaan lepas tangkap yang kembali terjadi di tubuh mapolres takalar khususnya pada unit II Sat Narkoba beberapa waktu yang lalu, sehingga memancing banyak pertayaan di kalangan mahasiswa khususnya Simpul Pergerakan Mahasiswa & Pemuda (SPMP).
SPMP diduga mendapatkan informasi perihal adanya dugaan lepas tangkap terkait perkara penyalahgunaan narkotika pada satuan narkoba unit II mapolres takalar yang mana diduga pelepasan terduga pelaku tersebut terjadi seusai adanya perilaku transaksional yang dilakukan oleh oknum polisi dengan terduga tersangka penyalahgunaan narkoba.
Hal tersebut membuat Bams selaku ketua SPMP merasa perlu mempertanyakan perihal tersebut kepada pihak yang berwenang khususnya kapolres takalar dan kasat narkoba polres takalar yang merupakan pemangku dan penentu keputusan.
”Hal ini perlu saya pertanyakan kepada pihak yang berwenang terlebih lagi kapolres dan kasat narkoba polres takalar yang merupakan penentu kebijakan” Ungkap Bams.
Ia juga perlu mengingatkan bahwa Kapolres dan Kasat Narkoba Polres Takalar untuk segera meluruskan issu yang tengah beredar tersebut untuk bagaimana kiranya mampu memberikan kejelasan pada masyarakat luas.
” kami selaku lembaga kemahasiswaan dan kepemudaan perlu meminta kepastian terkait issu yang beredar tersebut, lebih elok kiranya kapolres dan kasat narkoba polres takalar untuk segera memberikan klarifikasi secara transparan kepada masyarakat khususnya masyarakat kabupaten takalar”Tambahnya.







