Warga-Legislator Pasangkayu Keluhkan Proyek SPAM Rp 2,9 M Tak Berfungsi

Berita4 Views

jejakterkini.online – Warga dan legislator di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), mengeluhkan proyek sistem penyediaan air minum (SPAM) jaringan air bersih perpipaan senilai Rp 2,9 miliar yang tidak pernah dirasakan manfaatnya sejak tahun 2024. Anggaran proyek tersebut melekat di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pasangkayu yang dikerjakan CV Garda Vigat Perkasa.

Proyek jaringan air bersih itu berada di Desa Saptanayaja, Kecamatan Duripoku, Pasangkayu. Proyek itu dikerja mulai November 2023 dengan waktu pelaksanaan 55 hari kalender.

“Sejak dikerja sampai sekarang tidak ada fungsinya itu, tidak pernah dirasakan sama masyarakat, air tidak ada mengalir,” ujar warga Saptanajaya, Eri kepada wartawan, Rabu (26/8/2026).

Eri mengungkapkan warga desa sebenarnya berharap proyek itu dapat dirasakan manfaatnya. Apalagi di tengah musim kemarau saat warga kesulitan air bersih.

Ia menyebut warga memang memiliki sumur masing-masing di rumahnya. Namun air sumur keruh dan terus berkurang di musim kemarau sehingga membuat warga kesulitan.

“Adaji sumur warga, cuman itu pun warnanya kayak teh. Makanya diharap sekali itu (proyek jaringan air bersih) berfungsi,” tuturnya.

Terpisah, anggota DPRD Pasangkayu, Robin Candra Hidayat menyebut proyek itu sudah dua kali dianggarkan. Tepatnya pada tahun 2023 dengan dana Rp 2,7 miliar, kemudian dianggarkan lagi pada 2025 lebih kurang Rp 200 juta untuk pengerjaan saringan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *