KEDUA KAKINYA DIAMPUTASI SAAT BERTUGAS, TAK MEMBUAT SEMANGAT PENGABDIANNYA PADAM!

Berita4 Views

jejakterkini.online – Kisah perjuangan Aipda Beni Hendrik Hernawan menjadi pengingat bahwa keterbatasan fisik bukanlah akhir dari segalanya.

 

Pada November 2005, kecelakaan saat menangani insiden lalu lintas di Nagreg, Bandung, membuat Beni harus kehilangan kedua kakinya. Ia sempat tidak berdinas selama sekitar 1,5 tahun dan berjuang menghadapi rasa minder akibat kondisi tubuhnya.

 

Namun, dukungan dari istri, anak, rekan kerja, serta pimpinan menjadi kekuatan baginya untuk bangkit kembali.

 

Pada 2007, Beni kembali menjalankan tugas sebagai anggota Polri. Dengan menggunakan kursi roda, ia melanjutkan pengabdiannya melalui tugas administrasi di bidang lalu lintas.

 

Perjalanan hidupnya mengajarkan satu hal penting: keterbatasan fisik tidak berarti keterbatasan untuk berkarya dan mengabdi.

 

Tidak semua perjuangan harus dilakukan dengan cara yang sama. Selama masih ada kemauan untuk bangkit, selalu ada jalan untuk memberikan manfaat bagi sesama.

 

Salut untuk Aipda Beni Hendrik Hernawan. Semoga kisahnya menjadi inspirasi bagi siapa pun yang sedang berjuang menghadapi ujian hidup.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *