jejakterkini.online – Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. (BupAAS), mencatat prestasi membanggakan setelah menjadi satu-satunya kepala daerah di Sulawesi Selatan yang meraih Koperasi Award 2026 kategori Bakti Koperasi Nayaka Mahambara.
Penghargaan tersebut diserahkan jajaran Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bone yang dipimpin Kepala Dinas Koperasi dan UKM Bone, H. Hamzah Sunusi, S.Sos., M.Si., saat menemui Bupati Bone di Rumah Jabatan Bupati Bone, Jumat (28/8/2026).
Pertemuan tersebut turut dihadiri Dandim 1407/Bone Letkol Inf. Laode Muh. Idrus.
Capaian ini semakin istimewa karena Kabupaten Bone tercatat sebagai salah satu dari hanya dua kepala daerah di kawasan Indonesia Timur yang menerima penghargaan tersebut. Bone sekaligus menjadi satu-satunya daerah di Sulawesi Selatan yang memperoleh Koperasi Award 2026 kategori tersebut.
BupAAS kemudian menanyakan alasan Kabupaten Bone berhasil meraih penghargaan tersebut.
Penyuluh koperasi Nur Hasima menjelaskan, salah satu faktor utama adalah tingginya jumlah koperasi yang mendapatkan pembinaan di Kabupaten Bone. Selain itu, berbagai inovasi yang dikembangkan secara mandiri serta percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih turut menjadi bagian dari penilaian.
Mendengar penjelasan tersebut, Bupati Bone mengapresiasi kinerja jajaran Dinas Koperasi dan UKM yang dinilai telah berkontribusi dalam memperkuat sektor perkoperasian di daerah.
Saat memegang piala penghargaan bersama Dandim 1407/Bone, BupAAS meminta agar piala tersebut dibuatkan etalase kaca dan dipajang di lokasi yang mudah dilihat masyarakat.
Menurutnya, penghargaan tersebut bukan sekadar simbol prestasi pemerintah daerah, tetapi juga bentuk transparansi sekaligus kebanggaan bersama atas kerja yang telah dilakukan dalam membangun sektor koperasi di Kabupaten Bone.
Selain penghargaan, BupAAS juga menekankan agar Koperasi Merah Putih yang telah terbentuk segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia menginstruksikan Dinas Koperasi dan UKM memperkuat koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait serta pihak Pertamina untuk menjajaki pembangunan SPBU Mini atau SPBUN guna mendukung kebutuhan petani dan nelayan.
Beberapa lokasi yang dinilai strategis antara lain kawasan Palakka-Pajekko, Desa Bengo, Kecamatan Libureng, serta Desa Mallinrung.
Penyediaan sarana energi tersebut diharapkan dapat mempermudah akses petani dan nelayan terhadap kebutuhan bahan bakar, khususnya di kawasan sentra produksi padi, jagung, dan perikanan.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memastikan Koperasi Merah Putih tidak berhenti sebatas pembentukan kelembagaan, tetapi mampu berkembang menjadi wadah ekonomi masyarakat yang mendukung berbagai kegiatan produktif.
Pemkab Bone menargetkan penguatan koperasi berjalan beriringan dengan penyediaan sarana pendukung ekonomi, sehingga keberadaan koperasi benar-benar memberikan manfaat dan dampak langsung bagi masyarakat.













